Cimahi Macet Parah Imbas Tiga Proyek, Wali Kota dan Wakil Sampaikan Permintaan Maaf

Macet
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Minta Maaf Serta Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Terkait Tiga Proyek Infrastruktur Serentak Bikin Cimahi Macet Parah. (Doc. Istimewa)
0 Komentar

Salah satu langkah yang dilakukan ialah mengubah skema lalu lintas di kawasan underpass depan Rumah Sakit Dustira menjadi dua arah.

“Akhirnya underpass depan Dustira dibagi menjadi dua arah ya, akhirnya setelah diberlakukan dua arah, Alhamdulillah kemacetan sudah berkurang,” lanjutnya.

Permohonan maaf juga disampaikan Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira. Melalui akun Instagram @adhitiayudisthira, Adhitia meminta maaf kepada para pengguna jalan atas kemacetan yang terjadi akibat pembangunan infrastruktur di sejumlah titik.

Baca Juga:Demi Wujudkan Pemerintahan yang Bersih, Ahmad Luthfi Kembali Tekankan IntegritasPemkab Tasikmalaya Dorong Sinergi Tangani Isu LGBT

“Ingin mengucapkan permohonan maaf apabila terjadi traffic jam atau kemacetan yang luar biasa kemarin di Cimahi akibat pembangunan yang sedang dilaksanakan,” ujar Adhitia melalui story Instagramnya.

Adhitia mengatakan, Pemerintah Kota Cimahi menerapkan rekayasa lalu lintas dua arah di Underpass Sriwijaya atau Underpass Dustira. Skema tersebut diterapkan untuk mengurangi penumpukan kendaraan yang sebelumnya terjadi di ruas Jalan Sriwijaya.

“Jadi di Underpass Sriwijaya atau Underpass Dustira ini kita lakukan pemberlakuan rekayasa lalu lintas dua arah sehingga tidak seperti kemarin diberlakukan satu arah agar tidak terjadi penumpukan di Jalan Sriwijaya,” kata Adhitia.

Rekayasa lalu lintas tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menarik sebagian beban kendaraan dari jalur utama dan mencegah kepadatan kembali terkonsentrasi di Jalan Sriwijaya.

Di sisi lain, Pemkot Cimahi juga berupaya mempercepat pengerjaan Jembatan Pemkot. Percepatan dilakukan dengan menggunakan metode hydraulic static dynamic pile, dengan harapan waktu pengerjaan dapat dipangkas dari target awal.

“Untuk jembatan Pemkot insya Allah akan diselesaikan lebih cepat, jadi tidak 90 hari kerja tapi insya Allah di satu bulan jembatan Pemkot sudah bisa dilalui lagi oleh para pengendara” tambah Adhitia.

Pemkot Cimahi optimistis percepatan tersebut dapat segera mengembalikan fungsi Jembatan Pemkot dan membuat pergerakan kendaraan di wilayah tersebut lebih terkendali.

Baca Juga:Kebakaran Marak di Musim Kemarau, BPBD Tasikmalaya Ingatkan Warga Tingkatkan KewaspadaanPolres Tasikmalaya Dorong Swasembada Bawang Putih Lewat Penanaman 4 Hektar di Cigalontang

Di tengah pengerjaan sejumlah proyek yang masih berlangsung, Pemerintah Kota Cimahi meminta masyarakat bersabar. Pemerintah menyatakan rekayasa lalu lintas dan percepatan pekerjaan dilakukan untuk menekan dampak terhadap aktivitas warga selama masa konstruksi.

Namun, kemacetan yang muncul sekaligus menjadi konsekuensi yang harus dikelola pemerintah ketika sejumlah proyek strategis kota berjalan dalam waktu bersamaan. Karena itu, pengendalian lalu lintas menjadi faktor penting agar pembangunan infrastruktur tidak berujung pada terganggunya mobilitas masyarakat secara berkepanjangan.

0 Komentar