Pembiasaan keagamaan tersebut menjadi bagian dari aktivitas siswa sehari-hari.
Sekolah juga mengembangkan kegiatan yang berlangsung secara mingguan, bulanan, hingga tahunan untuk memperkuat karakter dan kedisiplinan.
Tahfidz dan Tahsin Jadi Program Unggulan
Sebagai sekolah yang menjadikan nilai Qur’ani sebagai salah satu fondasi pendidikan, Tahfidz dan Tahsin menjadi program unggulan SD Plus Al-Fatwa.
Program tersebut dirancang dengan target hafalan yang terukur sekaligus pembinaan kemampuan membaca Al-Qur’an.
Baca Juga:TKIT Al-Fatwa Kembangkan Potensi Anak Lewat Pendidikan Qur’aniTim Mahasiswa PKM-PM Universitas Bhakti Kencana Hadirkan Inovasi Board Game SociaGo di SLB C Karya Bhakti
Pembiasaan membaca Al-Qur’an juga dilakukan secara rutin melalui kegiatan bersama antara siswa dan guru.
Setelah pembacaan, siswa mengikuti proses murojaah dan evaluasi hafalan secara bertahap.
Untuk memastikan program berjalan berkelanjutan, pembinaan Al-Qur’an juga melibatkan orang tua.
Hafalan yang dipelajari siswa di sekolah dapat kembali dimurojaah di rumah bersama keluarga sebelum dievaluasi oleh guru.
Sekolah juga memberikan apresiasi terhadap siswa yang mencapai target hafalan melalui program penghargaan hingga wisuda Al-Qur’an.
Capaian tersebut terlihat dari adanya siswa yang berhasil mencapai hafalan hingga 6 juz, bahkan terdapat capaian hafalan yang lebih tinggi pada jenjang pendidikan Al-Fatwa.
Salah satu capaian yang disampaikan dalam wawancara adalah adanya lulusan yang berhasil mencapai hafalan 17 juz hingga menyelesaikan pendidikan pada jenjang berikutnya.
Pendidikan Karakter Jadi Fondasi
Baca Juga:BPNT Tahap 3 2026 Mulai Disalurkan, Ini Cara Cek Penerima Lewat NIK KTPCara Cek Desil dengan NIK KTP, Lihat Status Kesejahteraan Keluarga Disini
Selain pendidikan keagamaan, SD Plus Al-Fatwa menempatkan Character Building sebagai salah satu program unggulan.
Pembentukan karakter dilakukan melalui berbagai pembiasaan yang disesuaikan dengan perkembangan usia siswa.
Sekolah memiliki tujuan membentuk generasi Qur’ani dengan sejumlah karakter, di antaranya memiliki akidah yang benar, ibadah yang tepat, akhlak mulia, wawasan luas, semangat beraktivitas, bermanfaat bagi lingkungan, tertata dalam kehidupan, sehat secara fisik, mandiri, serta disiplin dalam menggunakan waktu.
Nilai-nilai tersebut kemudian dirangkum dalam nilai utama Al-Fatwa yang mencakup iman dan takwa, akhlak mulia, ilmu dan prestasi, kreativitas, kolaborasi, serta kepedulian.
Penguatan karakter juga dilakukan melalui program yang berbeda sesuai jenjang kelas.
Siswa kelas 1 dan 2 lebih diarahkan pada pembentukan karakter dasar, sementara kelas 3 dan 4 mendapatkan penguatan ketahanan diri. Adapun siswa kelas 5 dan 6 mulai didorong menjadi teladan bagi adik kelas.
