JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mulai mematangkan skema rekayasa lalu lintas menyusul rencana pembangunan Underpass Gatot Subroto (Gatsu) dan pemeliharaan Jembatan Pemkot Cimahi.
Penutupan jalan secara total selama pekerjaan berlangsung membuat kesiapan rambu, perlengkapan jalan hingga personel pengatur lalu lintas menjadi perhatian utama.
Pemkot Cimahi saat ini terus melakukan koordinasi secara intensif dengan dinas terkait maupun kontraktor pelaksana untuk memastikan tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai persiapan yang telah ditetapkan.
Baca Juga:Proyek Pembangunan Underpass Gatsu dan Pemeliharaan Jembatan di Cimahi Digulirkan, Pemkot Soroti IniPembangunan Underpass dan Jembatan Pemkot Dimulai, Wali Kota Cimahi Minta ASN Atur Waktu Berangkat
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, menerangkan pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat guna memastikan waktu pelaksanaan pembangunan.
Menurut dia, kepastian jadwal tersebut penting karena sebelum penutupan dan pengalihan arus lalu lintas diberlakukan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya berkaitan dengan kesiapan alat perlengkapan jalan serta rambu-rambu lalu lintas.
“Ya nanti seperti rambu-rambu portable yang mengarahkan apa pengguna jalan, kemudian traffic cone, barrier, dan lain sebagainya, itu harus disiapkan dulu,” ujarnya pada Jabar Ekspres, Kamis (13/26).
Setelah seluruh perlengkapan dinyatakan siap, Dishub Kota Cimahi juga akan menyiapkan personel gabungan untuk mengatur arus kendaraan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi simpul kemacetan.
Personel tersebut nantinya tidak hanya berasal dari Dishub Kota Cimahi, tetapi juga melibatkan satuan TNI.
“Ya, kan dilibatkan menjadi petugas Gatur di sejumlah titik yang nanti akan menjadi simpul-simpul kemacetan. Terutama di simpang,” terang Endang.
Endang menjelaskan, pengaturan lalu lintas akan mengikuti skema rekayasa yang diterapkan selama pembangunan. Mengingat terdapat penutupan jalan secara total, pengaturan lalu lintas atau Gatur direncanakan berlangsung selama 24 jam.
Baca Juga:Pembangunan Underpass dan Perbaikan Jembatan Ubah Arus Lalu Lintas di Cimahi, Ini Jalur PengalihannyaDishub Cimahi Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Underpass Gatot Subroto-Baros, Ini Skemanya!
Kondisi tersebut membuat kebutuhan personel akan disesuaikan dengan situasi di lapangan, terutama pada tahap awal penerapan rekayasa lalu lintas.
“Nah terkait dengan personil, ini kondisional. Mungkin di tahap awal di masa uji coba, jadi ini sebagai masa untuk pembiasaan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Endang, pola penempatan personel nantinya dapat berubah seiring masyarakat mulai terbiasa dengan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan selama pembangunan Underpass Gatsu.
