Jumat Keliling Polres Tasikmalaya, Polisi Hadir di Tengah Warga

Jumat Keliling Polres Tasikmalaya, Polisi Hadir di Tengah Warga
Polwan dari Polres Tasikmalaya saat membagikan bingkisan kepada anak-anak sepulang shalat Jumat. Foto: Humas Polres Tasikmalaya
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak hanya dilakukan melalui patroli dan penindakan. Polres Tasikmalaya memilih memperkuat kedekatan dengan warga melalui program Salat Jumat Keliling yang dipadukan dengan aksi sosial Jumat Berkah, Jumat (25/9/2026).

Dipimpin Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi jajaran kepolisian untuk hadir langsung di tengah masyarakat sekaligus membangun komunikasi dengan warga.

Kapolres didampingi Wakapolres Tasikmalaya Kompol Asep Muslihat S, jajaran Pejabat Utama (PJU), para perwira, serta personel Polres Tasikmalaya.

Baca Juga:Bejat! Pria 50 Tahun di Tasikmalaya Diduga Gagahi Bocah SD hingga Enam KaliBI: Uang Kertas Bertanda Tangan Purbaya-Perry Tetap Berlaku

Kegiatan dimulai sekitar pukul 11.30 WIB. Personel kepolisian tidak hanya mengikuti ibadah bersama masyarakat, tetapi juga memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan tertib.

Sementara personel pria melaksanakan Salat Jumat bersama warga, anggota Polisi Wanita (Polwan) mengambil peran dalam pengamanan. Mereka ditempatkan di Markas Komando Polres Tasikmalaya serta mengatur lalu lintas di sekitar masjid untuk mencegah terjadinya kepadatan kendaraan.

Bagi Polres Tasikmalaya, pola pengamanan tersebut menjadi bagian dari pelayanan kepolisian yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi mengatakan, kehadiran polisi di tengah warga diharapkan mampu memberikan rasa aman, terutama ketika masyarakat sedang menjalankan ibadah.

“Kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk pelayanan langsung. Selain memastikan ibadah berjalan khusyuk, langkah pengamanan ini menjadi upaya antisipasi terhadap potensi tindak kejahatan C3, yakni curat, curas dan curanmor,” ujar Ade.

Menurutnya, pendekatan langsung kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Program Jumat Keliling dan Jumat Berkah pun tidak semata diarahkan pada aspek pengamanan. Kehadiran polisi di ruang-ruang publik diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat, sehingga persoalan keamanan dapat dibangun melalui komunikasi dan kepedulian bersama.

Baca Juga:Mentan Sebut Penindakan Impor Beras Ilegal Lindungi Petani, Benarkah?Wabup Tasikmalaya Minta ASN Tak Sekadar Kerja Rutin, Program Pemda Harus Sampai ke Masyarakat

Dengan pendekatan tersebut, Polres Tasikmalaya berupaya menempatkan polisi bukan hanya sebagai aparat yang datang ketika terjadi persoalan, tetapi juga hadir untuk mendengar, melayani, memberikan rasa aman, dan membangun kedekatan dengan masyarakat. (Hen)

0 Komentar