Pembangunan Underpass dan Perbaikan Jembatan Ubah Arus Lalu Lintas di Cimahi, Ini Jalur Pengalihannya

Lokasi Pembangunan Underpass di Jalan Gatot Subroto (Gatsu)-Baros Kota Cimahi (Mong)
Lokasi Pembangunan Underpass di Jalan Gatot Subroto (Gatsu)-Baros Kota Cimahi (Mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Mobilitas masyarakat di Kota Cimahi dipastikan akan mengalami penyesuaian dalam waktu dekat. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi menyiapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan menyusul rencana pemeliharaan berkala Jembatan Raden Demang Hardjakusumah serta dimulainya pembangunan Underpass Gatot Subroto pada awal Agustus 2026.

Kebijakan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas selama dua proyek infrastruktur itu berlangsung. Rekayasa lalu lintas juga diharapkan dapat meminimalkan potensi kemacetan di jalur-jalur utama yang menjadi akses penghubung antarkawasan di Kota Cimahi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang, membenarkan bahwa rekayasa lalu lintas akan diberlakukan bersamaan dengan pelaksanaan pemeliharaan Jembatan Raden Demang Hardjakusumah.

Baca Juga:Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi Disambut Tradisi Pedang Pora dan Adat SundaPeringati hari Jadi ke-25, Partai Demokrat Gelar Lomba Rakyat

“Betul kita akan berlakukan rekayasa lalu lintas karena akan ada pemeliharaan jembatan di Jalan Raden Demang Hardjakusumah,” ungkap Endang saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Endang, penerapan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut diperkirakan mulai dilakukan dalam satu hingga dua pekan ke depan.

“Mungkin dalam 1-2 minggu lagi (berlaku rekayasa lalu lintas),” kata Endang.

Dalam skema yang telah disiapkan, seluruh kendaraan dari arah Cibabat menuju Citeureup maupun sebaliknya akan dialihkan melalui Jalan Nasional Amir Mahmud.

“Kendaraan yang dari arah Cibabat menuju Citeurep maupun sebaliknya melalui Jalan Nasional (Jalan Amir Mahmud),” ujar Endang.

Sebelum rekayasa lalu lintas diberlakukan, Dishub Kota Cimahi bersama instansi terkait akan lebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan agar pengguna jalan mengetahui perubahan arus lalu lintas dan dapat menyesuaikan rute perjalanan sejak dini.

Pada waktu yang hampir bersamaan, rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan di kawasan Jalan Gatot Subroto. Kebijakan ini dilakukan karena ruas jalan tersebut akan ditutup selama proses pembangunan Underpass Gatot Subroto.

Baca Juga:Krisis Air Bersih Kian Meluas, BPBD Tasikmalaya Catat 27.021 Warga Terdampak KekeringanFraksi Golkar Cianjur Siap Kawal dan Dukung Penuh Visi-Misi Pemkab Lewat Dua Perda Anyar

Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan, Dishub telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif berdasarkan jenis kendaraan. Kendaraan besar seperti bus dan truk diarahkan melintasi Jalan Amir Mahmud.

Sementara kendaraan yang menuju arah barat akan dialihkan masuk melalui Tol Padalarang, sedangkan kendaraan menuju arah timur diarahkan masuk ke Tol Baros melalui Jalan Mahar Martanegara atau Tol Pasirkoja.

0 Komentar