JABAR EKSPRES – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mendesak pemerintah daerah segera mempercepat penyelesaian persoalan sertifikasi halal dan akses pembiayaan yang hingga kini masih menjadi hambatan utama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menurutnya, dua persoalan tersebut menghambat daya saing sekaligus pengembangan usaha masyarakat.
Sastra mengatakan, UMKM merupakan salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah tidak boleh membiarkan pelaku usaha berjuang sendiri menghadapi berbagai kendala yang selama ini mereka alami.
Baca Juga:Implementasi B50 Dinilai Berpotensi Menaikkan Biaya Perawatan Mesin, Meski Perkuat Ketahanan EnergiMenkeu Kaji Ulang Pajak Pencairan JHT, Fokus pada Aspek Keadilan Peserta
“Kami melihat langsung keluhan teman-teman UMKM, terutama soal sertifikasi halal. Pemerintah harus hadir membantu, ini harus segera dicari solusi yang tepat,” ujar Sastra kepada wartawan, Selasa (30/6/2026).
Ia menjelaskan, masih banyak pelaku UMKM yang berada pada tahap merintis usaha sehingga belum memiliki akses pembiayaan yang memadai. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan mengurus sertifikasi halal sekaligus mengembangkan kapasitas usahanya.
Untuk itu, DPRD Kabupaten Bogor akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan instansi terkait guna mengidentifikasi berbagai hambatan yang menyebabkan sertifikasi halal belum mudah diakses oleh pelaku UMKM.
Hasil koordinasi tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan langkah konkret agar proses sertifikasi dapat berlangsung lebih cepat dan terjangkau.
Selain mendorong penyelesaian persoalan sertifikasi, Sastra juga meminta pemerintah daerah memperluas promosi produk UMKM lokal.
Ia menilai keterlibatan berbagai sektor, mulai dari hotel, restoran, pelaku usaha hingga lingkungan pemerintahan, akan membuka pasar yang lebih luas bagi produk-produk asal Kabupaten Bogor.
“Kita dorong nanti ada kebijakan agar hotel, restoran, pelaku usaha, sampai pemerintah daerah ikut membeli dan mempromosikan produk UMKM. Termasuk juga wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, kita harapkan ikut mengenalkan produk kita,” katanya.
Baca Juga:Peringatan Harganas ke-33, Bupati Cecep: Keluarga Tangguh Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045Warga Keluhkan Truk Tronton Penuhi Jalan Raya Klapanunggal Bogor, Macet hingga Jalur Cepat Rusak
Menurut Sastra, dukungan terhadap UMKM tidak cukup hanya melalui pelatihan atau pendampingan, tetapi juga harus diwujudkan melalui kemudahan perizinan, akses pembiayaan, sertifikasi, hingga perluasan pasar.
