JABAR EKSPRES – Kota Baru Parahyangan bakal menjadi panggung pertemuan musik, budaya, dan komunitas melalui konser TP Jazz Universe Greatest Movie Soundtrack yang digelar TP Jazz Management pada 4 September 2026.
Konser yang berlangsung di Mason Grand Ballroom, Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, tersebut menjadi official pre-event menuju The Papandayan Jazz Fest (TPJF) 2026. Acara dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB.
Sejumlah musisi ternama akan tampil dalam konser tersebut, di antaranya Dwiki Dharmawan, Dira Sugandi, Dirly Dave, Rimar Calista, dan Sandy Sondoro. Mereka akan membawakan interpretasi baru lagu-lagu ikonik dari film nasional maupun internasional dengan sentuhan jazz.
Baca Juga:Direksi Baru LKM Pancatengah Dilantik, Bupati Cecep Minta Kepercayaan Masyarakat DikembalikanBegini Kronologis Penyiksaan Handi di Sumedang, Korban Sempat Disekap di Sekre FKPPI
Penampilan pembuka akan diisi TPJC Winner. Kehadiran pemenang The Papandayan International Online Jazz Competition (TPJC) tersebut menjadi bagian dari komitmen TP Jazz Management dalam mendukung regenerasi musisi jazz Indonesia.
Direktur PT Belaputera Intiland, Ryan Brasali, mengatakan kolaborasi dengan TP Jazz Management sejalan dengan filosofi Community Based Development yang menjadi landasan pengembangan Kota Baru Parahyangan.
“Pembangunan kawasan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada penciptaan ruang yang dapat mendorong interaksi sosial dan pertumbuhan kehidupan masyarakat,” ujar Ryan Brasali melalui keterangan resminya, Kamis (13/8/2026).
Kota Baru Parahyangan, kata Ryan, terus menghadirkan ruang untuk berbagai aktivitas, mulai dari budaya, pendidikan, olahraga hingga kegiatan kreatif. Berbagai aktivitas tersebut diharapkan dapat memperkuat interaksi masyarakat lintas generasi sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan di kawasan.
“Community Based Development bagi kami bukan sekadar konsep pengembangan kawasan, tetapi filosofi dalam membangun kehidupan kota. Kami ingin menghadirkan ruang yang mendorong masyarakat untuk berkumpul, berinteraksi, dan menciptakan pengalaman bersama,” kata Ryan.
Menurut Ryan, musik menjadi salah satu medium yang dapat mengisi ruang tersebut.
“Melalui kolaborasi dengan TP Jazz Management, Kota Baru Parahyangan ingin menghadirkan pengalaman budaya yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga dapat memperkuat rasa kebersamaan masyarakat,” pungkasnya.
Baca Juga:Eduwisata Dikembangkan di Kebun Raya Bogor, Pengunjung Belajar soal TumbuhanViral Ibu Muda Ngamuk di SPBU Cipatujah, Polisi Ungkap Fakta di Balik Antrean Jeriken BBM
Founder TP Jazz Management, Bobby Renaldi, mengatakan kolaborasi tersebut lahir dari kesamaan visi dalam menjaga nilai budaya melalui pendekatan yang relevan dengan generasi masa kini.
