Diduga Nekat Curi Telepon Genggam Milik Pengunjung, Petugas Keamanan Kafe terpaksa Diringkus Polisi 

Diduga Nekat Curi Telepon Genggam Milik Pengunjung, Petugas Keamanan Kafe terpaksa Diringkus Polisi 
Diduga Nekat Curi Telepon Genggam Milik Pengunjung, Petugas Keamanan Kafe terpaksa Diringkus Polisi . Foto (SHUTTERSTOCK)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung, terpaksa meringkus seorang petugas kemanan kafe di wilayah Sumurbandung, Kelurahan Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, berinisial F.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi melalui Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton mengatakan, seorang petugas kemanan tersebut terpaksa diringkus usai diduga melakukan aksi pencurian terhadap sebuah telepon genggam milik pengunjung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Anton menyebut peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026 lalu sekitar pukul 01.00 Win. Dimana menurutnya, korban bernama Syakira Hegy pada saat itu mengaku kehilangan telepon genggamnya jenis iPhone 15 Pro berwarna Natural Titanium saat berada di kafe tersebut.

Baca Juga:Bocah 9 Tahun Tewas Diserang 4 Anjing Pemburu di Jasinga Bogor, Ayah Ungkap Luka Parah KorbanOperasi Patuh Lodaya 2026 Ditunda, Polisi : Bukan Berarti Boleh Abaikan Aturan Lalu Lintas!

“Pelaku yang merupakan petugas Security paruh waktu di kafe (diduga);melakukan pencurian 1 unit Handphone iPhone 15 Pro warna Natural Titanium,” katanya, Selasa, (9/6).

Sementara itu berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga nekat mengambil telepon genggam korban yang pada saat itu disimpan di saku celana bagian belakang.

Setelah menyadari telepon genggamnya hilang, korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Selanjutnya petugas kepolisian kata Anton, langsung melakukan serangkaian proses penyelidikan hingga pemeriksaan kamera CCTV di lokasi kejadian.

Kemudian terduga pelaku pun, kata Anton langsung berhasil diamankan. Namun untuk barang bukti yakni telepon genggam milik korban, masih dilakukan proses pencarian.

“Barang bukti berupa iPhone yang sudah beralih tangan kepada seseorang yang berinisial R, sampai dengan saat ini masih dilakukan pencarian,” ungkapnya.

Anton menuturkan, kasus ini masih terus dilakukan proses penyelidikan termasuk menelusuri keberadaan telepon genggam milik korban yang telah beralih tangan.

0 Komentar