Bocah 9 Tahun Tewas Diserang 4 Anjing Pemburu di Jasinga Bogor, Ayah Ungkap Luka Parah Korban

Bocah 9 Tahun Tewas Diserang 4 Anjing Pemburu di Jasinga Bogor, Ayah Ungkap Luka Parah Korban
Bocah 9 Tahun Tewas Diserang 4 Anjing Pemburu di Jasinga Bogor, Ayah Ungkap Luka Parah Korban
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Polemik kematian bocah 9 tahun yang diserang anjing pemburu di wilayah Sipak, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, masih terus berlanjut.

Ayah korban, Solehudin, mengungkap kondisi mengenaskan yang dialami putranya sebelum meninggal dunia.

Korban diketahui bernama Muhammad Aldebaran Mustafa (9), yang saat ini duduk di bangku sekolah dasar dan akan naik ke kelas lima.

Baca Juga:Operasi Patuh Lodaya 2026 Ditunda, Polisi : Bukan Berarti Boleh Abaikan Aturan Lalu Lintas!Operasi Patuh Lodaya 2026 Ditunda, Polisi : Bukan Berarti Boleh Abaikan Aturan Lalu Lintas!

Ia mengatakan, anaknya diserang oleh empat ekor anjing saat berada di area irigasi persawahan bersama temannya.

“Lagi mancing sama temennya, di irigasi selokan di irigasi sawah,” kata dia.

Ia mengaku pertama kali mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat kabar dari warga.

“Diserang empat ekor anjing, dapat kabar dari warga kampung sebelah anak saya sudah meninggal,” ungkapnya.

Kata Soleh, putra tercintaya mengalami luka yang sangat parah, terutama di bagian kepala.

“Luka serius, bagian ininya dari kepala kelupas semua, kulit kepala yang paling parah,” kata dia.

Perihal kemungkinan menempuh jalur hukum terhadap pemilik anjing, Soleh menyerahkan sepenuhnya kepada proses yang sedang berjalan.

Baca Juga:Pemkab Tasikmalaya Jajaki Kerjasama dengan Kementerian Perkuat Pengelolaan SampahDiduga Korsleting Listrik, isi Rumah Dua Lantai di Cileungsi Bogor Ludes Terbakar

“Kemungkinan bisa saya tuntut, tapi kan kita balik lagi proses hukum aja,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Jasinga Iptu Agus Hidayat mengatakan penanganan kasus tersebut kini telah dilimpahkan ke Polres Bogor untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Saya sudah laporkan kepada Kapolres, petunjuk beliau langsung koordinasi dengan Kasat Reskrim dan Kasat PPA. Nah untuk sementara saat ini kita sudah limpahkan ke Polres,” kata Agus.

Kini, polisi masih mendalami kasus tersebut guna mengungkap penyebab pasti kejadian serta menentukan pihak yang bertanggung jawab. (Dzihar)

0 Komentar