Pantau 3 Titik Lokasi Arus Balik, Pemkot Bandung Data Para Pendatang

Pantau 3 Titik Lokasi Arus Balik, Pemkot Bandung Data Para Pendatang
Petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung melakukan pendataan pendatang yang baru tiba di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/3). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung, Tatang Muhtar, memimpin pelaksanaan imbauan simpatik administrasi kependudukan (adminduk) di sejumlah pintu kedatangan pada arus balik Lebaran 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesadaran pendatang agar tertib administrasi saat memasuki Bandung.

“Kami hadir langsung di tiga titik kedatangan untuk memberikan imbauan sekaligus pelayanan kepada para pendatang,” kata Tatang, Rabu (25/3/2026).

Baca Juga:Nekat ke Bandung Setelah Lebaran, Psikolog: Siap Mental atau Siap PulangLonjakan Arus Balik Sudah Lewat, Dishub Kabupaten Bandung Klaim H+6 Jadi Puncak Kedua 

“Baik untuk pendaftaran penduduk nonpermanen maupun aktivasi Identitas Kependudukan Digital,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, kegiatan difokuskan di Stasiun Kiaracondong, Terminal Cicaheum, dan Terminal Leuwipanjang. Selain di titik kedatangan, Disdukcapil juga akan melanjutkan pendataan hingga tingkat kewilayahan.

“Setelah kegiatan di pintu masuk kota, kami akan melanjutkan pendataan bersama unsur kewilayahan hingga tingkat RW, dengan memanfaatkan sumber data LaCI RW,” jelas Tatang.

“Ini penting untuk memastikan keberadaan penduduk nonpermanen dapat terpantau secara lebih akurat,” ujarnya.

Menurut Tatang, langkah ini merupakan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 74 Tahun 2022 tentang Pendaftaran Penduduk Nonpermanen.

Dia optimistis, sinergi antara kegiatan lapangan dan penguatan data di tingkat wilayah akan menghasilkan data kependudukan yang lebih komprehensif.

“Kami berharap dengan kolaborasi ini, data kependudukan di Kota Bandung semakin valid dan dapat menjadi dasar yang kuat dalam perencanaan pembangunan serta pelayanan publik,” tutur Tatang.

Baca Juga:Pemkot Bandung Intensifkan Pendataan Pendatang pada Arus Balik LebaranArus Balik 2026 Memuncak, Lebih dari 24 Ribu Penumpang Tiba di Bandung via Kereta Api

Sebelumnya, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan kegiatan ini penting untuk memastikan pendatang terdata secara administratif.

“Pasca lebaran, mobilitas masyarakat meningkat signifikan. Kami ingin memastikan bahwa para pendatang yang datang ke Kota Bandung dapat terdata dengan baik, sehingga hak dan kewajibannya sebagai warga dapat terpenuhi,” kata Farhan.

Farhan juga mengimbau pendatang untuk proaktif melaporkan keberadaan mereka. Administrasi kependudukan ini bukan sekadar kewajiban, tetapi kebutuhan.

“Dengan data yang akurat, pemerintah bisa memberikan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan merata. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tertib dan sadar adminduk,” pungkasnya.

0 Komentar