Dongkrak Minat Relawan, DPRD Dorong Kolaborasi dan Fasilitasi Beasiswa

Dongkrak Minat Relawan, DPRD Dorong Kolaborasi dan Fasilitasi Beasiswa
Anggota DPD RI Komeng saat ikut memompa semangat relawan di Hari PMI dan Bulan Sabit Merah di DPRD Jawa Barat, Kamis (14/5). (son)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Tom Maskun mendorong kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendongkrak partisipasi relawan. Termasuk dorongan akses fasilitas ke Beasiswa Maung bagi relawan.

Hal itu diungkapkan Tom Maskun saat Peringatan Hari PMI Sedunia bersama Universitas Al-Ghifari, Kamis (14/5).

Dorongan itu bukan tanpa alasan, tapi untuk menyikapi menurunnya minat masyarakat terutama remaja untuk menjadi relawan, baik di PMR maupun PMI.

Baca Juga:Perang Terhadap Obat Keras, Satgas Bentukan Bupati Bogor Bongkar 45 Kasus dalam 1 BulanToko Kelontong hingga Konter Pulsa Jadi Kedok Peredaran Obat Keras di Kabupaten Bogor

Tom menguraikan, relawan seperti PMR itu bisa masuk dalam bentuk pendidikan karakter sehingga regenerasi kader kader relawan itu penting untuk berlanjut dan jangan sampai putus.

“Harapan kami, ada keberpihakan anggaran juga dari OPD-OPD untuk relawan. Jadi bisa perkuat kolaborasi,” jelasnya.

Politikus PDI Perjuangan itu melanjutkan, kolaborasi pendidikan karakter melalui kegiatan relawan itu tidak hanya di lingkungan Dinas Pendidikan tapi juga OPD lain. Misalnya Dinas Sosial, Dinas Pemuda dan Olahraga, bahkan yang utama juga di BPBD.

“OPD – OPD ini kan erat kaitannya dengan relawan,” cetusnya.

Selain dukungan anggaran, Tom juga mendorong kolaborasi dalam bentuk program, misalnya untuk peningkatan kapasitas para relawan di berbagai tingkat. Mulai dari PMR maupun PMI di sekolah hingga kampus.

Berbagai upaya itu untuk mendongkrak kembali motivasi masyarakat dari pelajar, mahasiswa hingga umum untuk kembali aktif jadi relawan. Karena kondisinya kian turun seriing perubahan perilaku karena perkembangan teknologi.

“Memang tadi saya coba diskusi dengan para pembina, saat ini PMR memang menjadi ekstrakurikuler pilihan tapi hanya menunggu kesadaran siswa untuk gabung. Sementara daya minat siswa dalam dunia (relawan.red) sekarang kan sudah ada pergeseran dengan adanya teknologi, ” cetusnya.

Fasilitas Beasiswa Maung

Bahkan Tom juga memiliki gagasan agar para kader relawan itu bisa mendapatkan fasilitas beasiswa, seperti program Beasiswa Maung yang ada di Jawa Barat. Ini juga bagian dari mendongkrak minat masyarakat kembali aktif bergabung dengan relawan.

Baca Juga:Polres Bogor Ungkap 113 Kasus Narkoba, Amankan 155 Tersangka Bandung Zoo Disorot, Danny Gunalen Dorong Pengelolaan Berbasis Konservasi dan Kesejahteraan Satwa

“Prestasi PMR itu menjadi salah satu pintu untuk teman-teman mendapatkan reward dari pemerintah (beasiswa.red), ” cetusnya.

Tom melanjutkan, pembinaan relawan PMR itu sebenarnya juga bisa dibentuk dari tingkat terkecil atau SD. Misalnya melalui kegiatan dokter kecil. Kemudian berlanjut di tingkat SMP SMA dalam ekskul PMR.

0 Komentar