JABAR EKSPRES – Masyarakat Jawa Barat lagi-lagi dibuat heboh dengan pernyataan terbaru dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau akrab dengan sebutan KDM yang memiliki pemikiran menghapus pajak kendaraan bermotor di Jawa Barat, kemudian menggantinya dengan penerapan penggunaan jalan provinsi berbayar.
Di berbagai kesempatan termasuk dalam postingan video yang diunggah di akun media sosial pribadinya, KDM menyebut bahwa wacana jalan provinsi berbayar dinilai memilki rasa keadilan ketimbang saat ini, dimana banyak pemilik kendaraan dipungut pajak tetapi kendaraannya tidak jalan, atau sebaliknya.
Namun demikian, ide KDM itu baru pada sebatas wacana yang mulai dikaji.
Baca Juga:Perang Terhadap Obat Keras, Satgas Bentukan Bupati Bogor Bongkar 45 Kasus dalam 1 BulanToko Kelontong hingga Konter Pulsa Jadi Kedok Peredaran Obat Keras di Kabupaten Bogor
Ia menggambarkan konsepnya yang berlaku nanti seperti halnya jalan tol. Jalan berbayar itu juga akan berlaku dengan pertimbangan seluruh jalan provinsi sudah memenuhi syarat seperti jalan tol.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, memastikan pihaknya sejauh ini belum terlibat dalam diskusi mengenai wacana yang digagas Gubernur Jabar tersebut.
“Saya belum terlibat diskusi. Karena menurut saya, beliau pasti menyampaikan statement. Mungkin juga punya tim ahli yang sedang menghitung,” ujar Cecep Nurul Yakin, kepada awak media, baru-baru ini.
Cecep memastikan, Pemkab Tasikmalaya akan selalu merespon cepat program-program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi. Seperti halnya proyeksi membuat pogram bidang pendidikan.
“Sebagai contoh, pak Presiden punya program membuat Sekolah Garuda, kemudian Pak Gubernur juga punya program Sekolah MAUNG. Saya rasa ini baik semua, karena tujuannya untuk mewujudkan adanya sekolah-sekolah unggulan. Tentu saja kita siap mendukung,” ucapnya.
Namun, soal wacana jalan provinsi berbayar tersebut Cecep kembali menegaskan sama sekali belum terlibat pembahasan.
“Soal jalan provinsi berbayar, saya pastikan sejauh ini belum terlibat diskusi, kalau sudah terlibat diskusi nanti pasti saya juga akan sampaikan,” tandasnya. (Hendi)
Reporter: Hendi
