Kebakaran Pabrik Mebel di Cimahi, Kerugian Capai Rp1,8 Miliar

Insiden kebakaran pabrik mebel PT Akara Inter Design yang berlokasi di Jalan Industri 2 No. 7A, Kota Cimahi, p
Insiden kebakaran pabrik mebel PT Akara Inter Design yang berlokasi di Jalan Industri 2 No. 7A, Kota Cimahi, pada Senin malam
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Insiden kebakaran pabrik mebel PT Akara Inter Design yang berlokasi di Jalan Industri 2 No. 7A, Kota Cimahi, pada Senin malam (23/3/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan kerugian material hingga miliaran rupiah. Selain menghanguskan area produksi, kendala serius terkait akses darurat di kawasan industri.

Api mulai berkobar sekitar pukul 21.13 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cimahi menerima laporan pertama pada pukul 21.21 WIB dan tiba di lokasi kejadian enam menit kemudian, tepat pukul 21.27 WIB, untuk segera melakukan lokalisir api.

Baca Juga:Buntut Viral Joget di Dapur MBG, BGN Suspend Satuan Pelayanan dan Tegur Keras Mitra Pemilik Tujuh Titik SPPGiPhone 18 Segera Rilis, Rumornya Ada Peningkatan Signifikan!

Kronologi dan Penyebab Kejadian

Berdasarkan hasil penelusuran awal, kebakaran bermula saat kawasan pabrik mengalami pemadaman listrik secara mendadak.

Petugas keamanan yang sedang berjaga melakukan pengecekan rutin ke gudang bahan baku. Saat itulah, ditemukan kepulan asap hitam pekat yang menyelimuti ruangan sebelum akhirnya api membesar dengan cepat.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, menyatakan bahwa dugaan sementara api dipicu oleh faktor kelalaian. Namun, penyelidikan lebih mendalam masih terus dilakukan oleh pihak berwenang.

“Objek yang terbakar adalah kebakaran pabrik mebel dengan luas area terdampak sekitar 500 meter persegi dari total luas lahan 2.500 meter persegi. Area yang terbakar sebagian besar merupakan zona produksi dan gudang penyimpanan,” ujar Aep saat dikonfirmasi pada Rabu (25/3/2026).

Hambatan Operasional di Lapangan

Dalam upaya pemadaman, petugas di lapangan menghadapi kendala teknis yang cukup krusial.

Aep menuturkan bahwa akses menuju titik api dalam kondisi terkunci rapat. Hal ini memaksa petugas melakukan upaya ekstra untuk menembus masuk, sehingga waktu respons awal sedikit terhambat.

“Penanganan sempat terhambat karena akses masuk terkunci. Petugas harus memastikan jalur masuk aman sebelum bisa melakukan penyemprotan secara efektif,” tambah Aep.

Baca Juga:Efek Samping Kratom dan Status Legalitasnya di Indonesia, Simak Fakta Medisnya!Kunjungan Wisatawan Pangandaran Membeludak, Puluhan Anak Terpisah dari Orang Tua di Pantai Barat

Untuk menjinakkan si jago merah, Damkar Kota Cimahi mengerahkan kekuatan penuh yang terdiri dari: 4 unit mobil pancar (pemadam), 1 unit rescue, 15 personel terlatih.

Setelah berjibaku selama kurang lebih empat jam, api akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 01.20 WIB.

Petugas baru benar-benar meninggalkan lokasi setelah memastikan tidak ada titik api sekecil apa pun (pendinginan) pada pukul 01.38 WIB.

0 Komentar