H-4 Lebaran, Arus Kendaraan ke Garut Tembus 65 Ribu hingga Sore, Diprediksi Capai 85 Ribu

Kondisi arus lalu lintas di Pos Pam Cikaledong arah Nagreg, Kabupaten Bandung, Selasa (17/3/2026). Foto Agni I
Kondisi arus lalu lintas di Pos Pam Cikaledong arah Nagreg, Kabupaten Bandung, Selasa (17/3/2026). Foto Agni Ilman Darmawan
0 Komentar

Jabar Ekspres- Volume kendaraan yang melintas menuju arah Garut pada H-4 atau Selasa (17/3/2026) Lebaran mengalami lonjakan signifikan. Hingga pukul 18.00 WIB, tercatat sekitar 65.435 kendaraan telah melintas, dan diperkirakan terus bertambah hingga malam hari.

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi, mengatakan bahwa angka tersebut sudah melampaui volume kendaraan pada hari-hari sebelumnya.

“Betul, di H-4 ini untuk volume lalu lintas sampai pukul 18.00 WIB tadi, jumlah kendaraan yang mengarah ke Garut mencapai sekitar 65.435 kendaraan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca Juga:Dirikan Klub Satelit di Bandung, PB Jaya Raya siap Hadirkan Atlet Berpotensi untuk Bulu Tangkis Perkuat Silaturahmi, Ketua Relawan Bedas Galih Hendrawan Salurkan Paket Sembako di Pameungpeuk

Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan H-7 hingga H-5, volume lalu lintas hari ini relatif lebih tinggi. Bahkan, jumlah tersebut sudah melampaui total kendaraan pada hari sebelumnya yang hanya mencapai 63.181 kendaraan dalam 24 jam.

“Dan angka 65.435 itu baru sampai pukul 18.00 WIB, sementara hari kemarin dalam 24 jam hanya mencapai 63.181 kendaraan,” tambahnya.

Dishub memperkirakan total kendaraan pada H-4 ini bisa mencapai sekitar 82.000 hingga 85.000 kendaraan sampai akhir hari. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terjadi peningkatan sekitar 50 persen.

Meski terjadi lonjakan, Ruddy memastikan kondisi lalu lintas masih terkendali.

“Meski demikian, kondisi lalu lintas bukan padat, melainkan ramai lancar,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa tren peningkatan volume kendaraan sudah terlihat sejak H-7 dan diprediksi akan terus naik hingga mencapai puncaknya pada H-1 Lebaran.

“Puncaknya diperkirakan terjadi pada H-1 atau Jumat (20/3) Lebaran, dan saat ini tren kendaraan terus meningkat sejak H-7,” jelasnya.

Ruddy juga menilai program mudik gratis yang digelar pemerintah turut berkontribusi dalam mengurangi jumlah kendaraan di jalan, khususnya sepeda motor.

Baca Juga:ORIS Hadir di Bandung, PT SMI Ajak Masyarakat Jawa Barat Berkontribusi dalam Pembangunan NasionalDoa Lailatul Qadar Lengkap dengan Artinya, Amalan di 10 Malam Terakhir Ramadan

“Tentu berpengaruh. Program mudik gratis yang dilakukan pemerintah cukup membantu mengurangi jumlah kendaraan di jalan,” ungkapnya.

Ia mencontohkan, di Kabupaten Bandung terdapat sekitar 600 peserta mudik gratis. Jika mayoritas merupakan pengguna sepeda motor, maka sekitar 300 unit kendaraan roda dua dapat berkurang di jalan dan dialihkan menggunakan bus.

“Sekitar 300 unit sepeda motor bisa berkurang di jalan dan digantikan oleh sekitar 12 bus,” tuturnya.Menurutnya, pengurangan kendaraan roda dua ini juga berdampak positif terhadap keselamatan lalu lintas.

0 Komentar