BPBD Ciamis Catat 114 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Tujuh Kecamatan

BPBD Ciamis Catat 114 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Tujuh Kecamatan
Rumah yang tertimbun tanah longsor di Desa Sadapaingan, Kecamatan Panawangan, Ciamis, Jawa Barat.(ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mencatat sebanyak 114 unit rumah warga rusak akibat cuaca ekstrem. Berdasarkan hasil asesmen tim BPBD yang dilakukan pascabencana, kerusakan tersebar di tujuh kecamatan dan 23 desa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani menyampaikan, cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang terjadi pada Rabu (4/3/2026). Tim BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat sekaligus pendataan dampak bencana.

“Dari hasil asesmen di lapangan, tercatat 112 unit rumah mengalami rusak ringan, satu unit rumah rusak sedang, dan satu unit rumah rusak berat,” kata Ani Supiani di Ciamis, Senin (9/3/2026).

Baca Juga:Cuaca Ekstrem di Bandung Raya, BPBD dan BMKG Ingatkan Potensi Bencana HidrometeorologiBRI Gerak Cepat Salurkan Bantuan Tahap Awal untuk Korban Bencana Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi

Selain merusak rumah warga, cuaca ekstrem juga menyebabkan kerusakan pada 14 fasilitas umum. Fasilitas yang terdampak meliputi bangunan sekolah, tempat ibadah, dan tempat usaha yang tersebar di lokasi kejadian.

Ani menjelaskan, penyebab kerusakan rumah dan fasilitas umum bervariasi. Sebagian besar rumah rusak akibat tertimpa pohon tumbang, sementara lainnya tersapu angin kencang dan terdampak hujan deras.

Lokasi terdampak tersebar di tujuh kecamatan, yaitu Kecamatan Ciamis, Cijeungjing, Sindangkasih, Banjarsari, Pamarican, Cipaku, dan Rancah. Dari tujuh kecamatan tersebut, sebanyak 23 desa dilaporkan mengalami kerusakan akibat bencana.

Tim BPBD Ciamis bersama instansi terkait telah melakukan upaya penanganan di lokasi kejadian, pohon-pohon tumbang yang menimpa rumah warga sudah dipangkas dan dievakuasi untuk mencegah bahaya susulan.

“Pohon yang tumbang sudah dilakukan penanganan. Namun untuk kerusakan rumah warga belum dilakukan perbaikan karena masih dalam proses koordinasi dengan dinas terkait,” ujar Ani.

BPBD Ciamis saat ini tengah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) serta instansi lainnya untuk menindaklanjuti hasil asesmen. Perbaikan rumah warga akan segera dilakukan agar korban dapat kembali menempati hunian dengan aman dan nyaman.

Sambil menunggu proses perbaikan, BPBD Ciamis telah menyalurkan bantuan kebutuhan mendesak kepada warga terdampak. Bantuan berupa sembako disalurkan langsung ke lokasi-lokasi bencana untuk meringankan beban warga.

Baca Juga:Wapres Salurkan Santunan Rp800 Juta untuk Keluarga Korban Bencana PasirlanguDaya Group dan DAM Salurkan Bantuan serta Gelar Servis Gratis untuk Korban Bencana Tanah Longsor di Cisarua, B

“Iya, penanganan selanjutnya dikoordinasikan dengan dinas terkait. Saat ini kami sudah menyalurkan kebutuhan mendesak seperti sembako untuk warga yang terdampak,” tambah Ani.

0 Komentar