BPBD Ciamis Catat 114 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Tujuh Kecamatan

BPBD Ciamis Catat 114 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Tujuh Kecamatan
Rumah yang tertimbun tanah longsor di Desa Sadapaingan, Kecamatan Panawangan, Ciamis, Jawa Barat.(ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
0 Komentar

Ani menegaskan, BPBD Ciamis terus siaga menghadapi potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca masih belum stabil. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.

“Kita masih status siap siaga bencana hidrometeorologi sampai April 2026. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi angin kencang, pohon tumbang, dan banjir,” imbaunya.

Masyarakat diminta segera melapor ke BPBD jika menemukan potensi bahaya di lingkungan masing-masing. Tim BPBD Ciamis selalu siap siaga 24 jam untuk merespons laporan kejadian bencana.

Baca Juga:Cuaca Ekstrem di Bandung Raya, BPBD dan BMKG Ingatkan Potensi Bencana HidrometeorologiBRI Gerak Cepat Salurkan Bantuan Tahap Awal untuk Korban Bencana Pergerakan Tanah di Bantargadung Sukabumi

Data BPBD menunjukkan, bencana akibat cuaca ekstrem seperti angin kencang dan pohon tumbang kerap terjadi di Ciamis saat memasuki musim hujan. Wilayah dengan kontur perbukitan dan banyak pepohonan besar menjadi lokasi rawan terdampak. (CEP)

0 Komentar