JABAR EKSPRES – Jajaran Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Barat (Jabar), terus mematangkan persiapannya dalam menghadapi arus mudik 2026.
Salah satu persiapan, yakni mengantisipasi terjadinya kepadatan atau kemacetan saat arus mudik 2026 berlangsung.
Menurut Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono, untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan tersebut, jajarannya telah menyiapkan beberapa langkah.
Baca Juga:Aktivitas Pasar Kaget Jadi Perhatian Selama Arus Mudik 2026, Polda Jabar Siapkan Antisipasi TRAC Tawarkan Sewa Mobil Lebaran Mulai Rp 400 Ribuan, Mudik di Bandung Lebih Fleksibel
Salah satu langkah yang akan dilakukannya, yakni membuka Jalan Tol Jakarta – Cikampek (Japek) II Selatan secara fungsional untuk mengurangi dan memecah kepadatan di jalur tersebut.
“Japek II Selatan dari hasil pengecekan terakhir dari Pak Kakor Lantas dan Pak Kapolda itu akan dibuka fungsional, terutama pada saat harus balik sehingga bisa mengurai (kepadatan),” katanya Sabtu (28/2).
Sementara itu selain Japek II Selatan, Raydian menyebut rus Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) 3 juga akan dibuka secara fungsional.
“Itu hanya sepanjang kurang lebih 6 kilometer yang memecah dari Parung Kuda ke arah Karang Tengah. Ini menghindari Pasar Cibadak,” ungkapnya.
Meski begitu, Raydian menuturkan pembukaan ruas tol tersebut akan dilaksanakan secara situasional tergantung kondisi di lapangan.
“Jadi yang menentukan nanti dari pihak tol ketika traffic counting dari (arus) mudik dan balik diperlukan untuk pembukaan fungsional tersebut nanti kita sesuaikan,” pungkasnya.(San).
