JABAR EKSPRES – Aktivitas pasar kaget menjelang lebaran Idul Fitri 2026, akan menjadi perhatian khusus bagi Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat (Jabar).
Meski lonjakan aktivitas masyarakat di pasar kaget telah terlihat setiap akhir pekan, menurut Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono, diprediksi akan terus meningkat hingga menjelang lebaran nanti.
“Pasar kaget itu di weekend (setiap Akhir pekan) sudah ada, apalagi di menjelang lebaran (akan semakin meningkat),” ujarnya Sabtu (28/2).
Baca Juga:Ekonomi Desa Siap Naik Kelas, Koperasi Subang Ekspor 3 Ton Manggis ke Pasar China Jadi Penopang Ekonomi Pesisir, KKP Pastikan Kemudahan Pupuk Subsidi Bagi Pembudidaya Ikan
Maka untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan khususnya saat menjelang arus mudik nanti, Raydian menyebut bahwa skema dan pengaturan kini telah disiapkan oleh jajarannya.
“Mungkin ada barrier, kemudian ada pembatas, sehingga tidak banyak crossing di pasar tersebut,” ungkapnya.
Sehingga Raydian berharap dengan langkah ini, kepadatan akibat adanya aktivitas pasar kaget tersebut dapat diantisipasi.
“Nah, itu kita antisipasi. Pasti ada pengaturan yang lebih meningkat di tempat-tempat tersebut,” imbuhnya.
Sebelumnya, Raydian menyebut terdapat 5 klaster yang akan menjadi perhatiannya selama pelaksanaan arus mudik 2026 nanti.
“Pertama adalah klaster tol, di wilayah kita ada tol trans Jawa, ada tol-tol yang di sekitarnya. Kemudian yang kedua klaster dari jalan arteri. Di Jawa Barat ada arteri selatan yang agak crowded saat nanti ada peningkatan arus mudik yang signifikan,” ucapnya.
“Yang ketiga adalah klaster tempat wisata. Ini perlu kita antisipasi, Kemudian untuk kluster berikutnya, klaster tempat ibadah, dan klaster terakhir adalah kluster penyeberangan bandara ataupun pelabuhan,” pungkasnya.(San).
