JABAR EKSPRES – Sejumlah jalur yang dianggap rawan dalam pelaksanaan mudik 2026, terus dilakukan peninjauan oleh jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat (Jabar).
Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, mulai dari Trans Jawa, Pantai Utara (Pantura), hingga jalur arteri Selatan, terus dilakukan pengecekan.
“Karena Jawa Barat ini tumpuan jalur mudik mulai mudik dari Sumatera, Jakarta kemudian ke Jawa Tengah dan Jawa Timur maupun sebaliknya. Sehingga jalur Pantura kita sudah cek kemudian jalur Tol Trans Jawa sudah kami susuri, sudah kami cek. Termasuk juga arteri Selatan, Priangan Timur, dan terakhir dengan Bapak Kapolda di Pansela,” ucapnya, Jum’at (20/1).
Baca Juga:Kapolres Banjar Turun Langsung ke Jalan, Beri Teguran Keras kepada Pelanggar Lalu LintasRakornas 2026 Bakal Digelar di Sentul Bogor, Wamendagri Imbau Warga Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas
Menurut Raydian, peninjauan tersebut penting dilakukan guna melihat kondisi serta kesiapan jalur.
“Karena pada saat pengecekan itu sudah kita mapping potensi kerawanan-kerawanan, trouble spot dan black spot di area masing-masin,” ungkapnya.
Oleh karena itu, agar tidak terjadi kendala saat pelaksanaan arus mudik 2026 nanti, ia telah mengintruksikan kepada seluruh Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) di polres jajaran untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait.
“Sudah kami perintahkan kepada para Kasat Lantas untuk bisa berkoordinasi dengan instasi terkait, untuk mengelola sebelum operasi ketupat nanti (dilaksanakan). Sehingga trouble spot dan black spot ini bisa kita mitigasi, dan pelaksanaan operasi ketupat nanti bisa lebih lancar dibanding tahun-tahun sebelumnya,” imbuhnya.(San)
