Soal Kasus Satpam Ditemukan Tewas di Waduk Jatiluhur, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Geng Motor

Soal Kasus Satpam Ditemukan Tewas di Waduk Jatiluhur, Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan Geng Motor
Tangkap layar unggahan video di sosial media yang memperlihatkan proses evakuasi seorang satpam yang ditemukan meninggal dunia di waduk Jatiluhur dengan keadaan tangan terikat borgol. Foto: Istimewa.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) melalui Polres Purwakarta, terus melakukan penyelidikan terkait seorang satpam yang ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tangan terikat borgol di Waduk Jatiluhur.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan menuturkan bahwa, saat ini jajaran penyidik Polres Purwakarta tengah mendalami dugaan keterlibatan dari kelompok bermotor dalam kasus tersebut.

“Ada beberapa posting-an di media sosial yang mengaitkan ada beberapa kelompok dari pengemudi sepeda motor atau bahasanya geng motor, dan sudah cukup viral,” katanya Selasa, (28/7/2026).

Baca Juga:Belasan Saksi Diperiksa Pasca Seorang Satpam Ditemukan Meninggal Dunia di Waduk Jatiluhur Satpam RS Harapan Keluarga Diduga Dipecat Tanpa Teguran Usai Dinilai Kurang Senyum, DPRD Sumedang Buka Suara

Meski begitu, Hendra mengaku tim penyidik masih perlu melakukan pendalaman terkait kebenaran adanya keterlibatan kelompok bermotor dalam kasus ini.

“(Tapi) Kami masih mengedepankan asas praduga tidak bersalah dulu ya, sebelum bukti permulaannya cukup kuat untuk memasukkan yang bersangkutan (kelompok bermotor tersebut) sebagai tersangka atau tidak,” imbuhnya.

Sebelumnya, aparat kepolisian, hingga kini terus melakukan proses penyelidikan terkait seorang satpam yang ditemukan meninggal dunia dengan keadaan tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta.

Hendra menyebut, pihaknya melalui jajaran Polres Purwakarta, saat ini telah memeriksa belasan orang saksi untuk dimintai keterangannya.

“Sudah ada kurang lebih sebelas saksi yang sudah diperiksa oleh Polres Purwakarta. Di mana, tujuannya untuk mencari keterangan-keterangan pada saat sebelum kejadian dan juga pasca kejadian,” ucapnya di Mapolda Jabar, Senin, (27/7).

Selain belasan saksi, Hendra juga mengatakan tim penyidik Polres Purwakarta juga kini telah mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian.

“Kita juga sudah mendapatkan beberapa rekaman CCTV yang sudah kita lakukan pemeriksaan. Dan kami (masih) butuh waktu untuk bisa mengungkap kasus kejadian ini,” tuturnya. (San)

0 Komentar