Ambil Langkah Tegas, Tiga Anggota Polda Jabar Disanksi Patsus usai Intimidasi Satpam Bunderan HI

Dok. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan. Foto. Sandi Nugraha.
Dok. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan. Foto. Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tiga anggota Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) yakni Ipda DG, Bripka BS, dan Briptu RPW, resmi diberikan sanski penempatan khusus (Patsus) usai terbukti melakukan intimidasi kepada seorang satpam di kawasan Bunderan HI, Jakarta.

Dikatakan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, sanksi tersebut diberikan setelah tiga anggota tersebut dilakukan proses pemeriksaan dan sidang kode etik oleh Bidpropam.

“Saat ini yang bersangkutan sudah kita patsuskan (Penempatan Khusus). Kita punya kewenangan ada 21 hari patsus di sini. Dan sekaligus kita juga telah memproses untuk kode etiknya,” katanya, Selasa, (28/7).

Baca Juga:Respons Deklarasi untuk Adhitia Yudhistira di Pilkada 2029, PSI Cimahi Ingatkan Fokus Realisasi Janji KampanyeJaring Aspirasi Warga, Fraksi Golkar Cianjur Minta Pemkab Realisasikan Hasil Reses

Sementara itu, terkait dengan dugaan penggunaan pelat nomor palsu hingga pelanggaran lalu lintas yang telah dilakukan oleh tiga anggota tersebut, Hendra menyebut, proses penyelidikan dilakukan oleh Polda Metrojaya.

“Kemudian untuk proses yang terkait dengan kendaraan, itu ada di wilayah hukum Polda Metro. Nanti akan kami tanyakan,” ungkapnya.

Diketahui, dalam kasus ini tiga anggota kepolisian dari Polda Jabar tersebut sempat viral di media sosial usai terlibat cekcok setelah ditegur oleh salah seorang satpam di kawasan Bunderan HI, Jakarta akibat menerobos lampu zebra cross pejalan kaki di lokasi tersebut dengan menggunakan sebuah kendaraan roda empat atau mobil jenis Toyota Alphard berwarna hitam.

Maka dari itu dengan adanya hal tersebut, Hendra menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas perbuatan tiga anggota Polda Jabar tersebut.

“Saya Kabid Humas Polda Jabar mewakili anggota Jabar mohon maaf kepada teman-teman satpam dan juga pada publik yang dikarenakan arogan dari anggota ini sehingga membuat resah,” pungkasnya.

0 Komentar