Museum Pajajaran Kota Bogor Miliki 103 Koleksi, Disparbud: Warga Bisa Ikut Sumbang Benda Bersejarah

Museum Pajajaran Kota Bogor Miliki 103 Koleksi, Disparbud: Warga Bisa Ikut Sumbang Benda Bersejarah
Museum Pajajaran Kota Bogor. Foto: Sekar Andini
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Museum Pajajaran Kota Bogor membuka ruang partisipasi bagi masyarakat untuk ikut memperkaya koleksi museum.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Firdaus, mengatakan koleksi benda bersejarah di Museum Pajajaran sengaja dibuat bersifat dinamis agar dapat terus berkembang seiring partisipasi masyarakat.

Masyarakat yang memiliki benda bersejarah kebudayaan sunda diajak menyumbangkannya agar dapat menjadi bagian dari koleksi museum setelah melalui proses penelitian dan kurasi.

Baca Juga:Pengamen Diduga Buang Puntung Rokok Menyala, Lahan dan Pohon Randu di Bogor Tengah Terbakar TPS Ilegal Ciangsana Kembali Beroperasi Usai Disegel, DLH Bogor Ancam Proses Hukum Pengelola

“Saya mengajak masyarakat, kalau memang punya, orang tuanya punya pusaka yang daripada di rumah tidak bermanfaat, bisa coba disumbangkan ke Museum Pajajaran agar bisa lebih bermanfaat,” ujar Firdaus di Kota Bogor, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan, kesempatan tersebut terbuka bagi semua kalangan, mulai dari masyarakat umum, sesepuh, hingga tokoh masyarakat yang memiliki benda-benda bersejarah.

Namun, setiap benda yang disumbangkan tidak serta-merta menjadi koleksi Museum Pajajaran.

Pihak museum bersama Disparbud akan terlebih dahulu melakukan penelitian dan kurasi terhadap setiap benda yang disumbangkan guna memastikan benda tersebut memenuhi persyaratan dan memiliki nilai sejarah.

“Kami terbuka untuk semua lapisan masyarakat. Kalau memang memiliki pusaka yang bisa disumbangkan untuk museum, bisa datang ke Museum Pajajaran atau ke kantor Disparbud. Setelah dikurasi dan diteliti memenuhi persyaratan, Alhamdulillah kami bisa jadikan itu bagian daripada pusaka Museum Pajajaran kita,” katanya.

Saat ini Museum Pajajaran memiliki 103 item koleksi yang dipamerkan di lima ruang pamer.

Koleksi tersebut terdiri atas berbagai benda bersejarah khas kebudayaan Sunda, seperti senjata tradisional, naskah, lukisan, dan benda bersejarah lainnya yang mengangkat sejarah Kerajaan Pakuan Pajajaran serta kebudayaan Sunda.

Baca Juga:Pikap Terjun ke Kebun Teh di Taraju, Pengemudi Sempat Ngamuk dan Dikira BegalWamentrans Siapkan Kawasan Transmigrasi Jadi Pusat Ekonomi Baru 

Firdaus berharap koleksi bersejarah di Museum Pajajaran dapat terus bertambah melalui partisipasi masyarakat yang menyumbangkan benda-benda bernilai sejarah sehingga warisan budaya sunda dapat terus terdokumentasi dan dilestarikan.

Operasional Museum Pajajaran Dibuka Terbatas

Museum Pajajaran telah dibuka untuk umum sejak Rabu (3/6/2026) lalu. Pengunjung dapat berkunjung setiap Selasa, Rabu, dan Kamis tanpa dipungut biaya, dengan jam operasional dibagi dua sesi yakni pukul 09.00-12.00 WIB dan 13.00-15.00 WIB.

0 Komentar