JABAR EKSPRES – PT Palawi Risorsis (Econique) memastikan seluruh kewajiban pajak daerahnya di Kabupaten Bandung Barat (KBB) telah diselesaikan sesuai ketentuan.
Kepastian itu disampaikan dalam pertemuan dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung Barat.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari proses klarifikasi dan penyelarasan data kewajiban pajak antara perusahaan dan pemerintah daerah.
Baca Juga:Bapanas Perketat Pengawasan Jelang HBKN 2026, Harga Pangan Mulai TurunKuota Impor Dipangkas Tajam, Industri Daging Khawatir Harga Kian Melonjak
Dalam forum itu, manajemen Palawi menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh kewajiban secara tertib, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda KBB, Rini Sartika mengapresiasi langkah kooperatif yang dilakukan perusahaan. Ia menyebut komunikasi yang terbuka dan responsif dari pihak manajemen mempermudah proses administrasi serta mempercepat sinkronisasi data keuangan.
“Prosesnya berjalan lancar dan sesuai ketentuan. Kami mengapresiasi sikap proaktif perusahaan dalam memenuhi kewajiban pajak daerah. Sinergi seperti ini penting untuk mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya di Ngamprah, Jumat (13/2/2026).
Dengan rampungnya proses tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi, khususnya dalam mendukung kontribusi sektor pariwisata terhadap pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat juga menyatakan dukungannya terhadap operasional unit-unit usaha wisata yang dikelola Palawi di wilayahnya.
Sementara itu, Direktur Utama Palawi, Tedy Sumarto, menegaskan bahwa kepatuhan terhadap regulasi menjadi prinsip utama dalam menjalankan usaha pariwisata berbasis jasa lingkungan.
“Kami berkomitmen untuk selalu patuh terhadap aturan dan menjaga transparansi dalam setiap aspek operasional. Kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah menjadi fondasi penting dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan,” katanya.
Baca Juga:Pelemahan Ekonomi Singapura Jadi Momentum Strategis bagi IndonesiaTransmigrasi Bertransformasi, dari Bagi Lahan Menuju Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Ia menambahkan, pengelolaan destinasi wisata tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan wisata.
“Melalui sinergi tersebut, kami dari Palawi berharap dapat terus memberikan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian di Kabupaten Bandung Barat agar dapat terus meningkat, seiring dengan terciptanya iklim investasi yang kondusif dan tata kelola usaha yang akuntabel,” pungkasnya. (Wit)
