JABAR EKSPRES – Puluhan massa yang tergabung dalam organisasi Aliansi Bela Palestina Boikot Israel (Ababil) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat di Kota Bandung, Jumat (13/2).
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa mulai berkumpul sejak siang hari dan menyampaikan orasi secara bergantian di depan gerbang DPRD Jabar. Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian.
Dalam orasinya, salah satu orator menyampaikan bahwa kehadiran massa bertujuan menyuarakan keprihatinan atas kondisi warga Palestina di Gaza.
Baca Juga:Perdana, Taksi Listrik kini Mengaspal di Kota Bandung Jelang Ramadan dan LebaranSMK Sangkuriang 1 Cimahi Maksimalkan Aplikasi LACI untuk Wadah Aspirasi Siswa Setelah Tragedi MRJ
Dia menilai, situasi kemanusiaan di wilayah tersebut masih memprihatinkan meski telah ada kesepakatan gencatan senjata.
“Meski sekarang istilahnya gencatan senjata, saudara kita masih dibantai,” kata orator di hadapan peserta aksi.
Dia menyebut, aksi kali ini mengusung tema bloody ceasefire atau gencatan senjata berdarah, yang dimaknai sebagai kritik terhadap situasi di Palestina yang dinilai masih diwarnai kekerasan dan korban jiwa.
Selain menyampaikan kecaman terhadap tindakan Israel, massa juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan berupa doa dan donasi bagi warga Palestina. “Karena masih ada darah di Palestina,” ujar orator tersebut.
Hingga berita ini ditulis, aksi masih berlangsung di depan gedung DPRD Jabar.
