JABAR EKSPRES – Animo masyarakat Bandung terhadap taksi konvensional ternyata masih tinggi. Kini, Bluebird juga menghadirkan taksi listrik perdana di Kota Bandung jelang Ramadan dan Lebaran 2026.
General Manager Bluebird Group Bandung Ken Edithya menguraikan, masih tingginya minat masyarakat terhadap taksi konvensional itu salah satunya terlihat dari catatan transaksi Bluebird. “Pada 2025, Bandung mencatatkan pertumbuhan transaksi Bluebird tertinggi dibandingkan kota lain, dengan kenaikan 37 persen, ” katanya, Kamis (12/2).
Hal itu jadi capaian positif. Karena itulah, Bluebird terus berupaya meningkatkan layanan. Salah satunya ide baru mengikuti perkembangan zaman.
Baca Juga:PA Kota Cimahi Bahas Kesejahteraan Yudisial dalam Diskusi Internasional BPHPI–FCFCOARayakan Imlek 2026 di Bandung, Ini Promo Dinner di Hotel Kota Bandung
Yakni dengan menghadiri taksi listrik perdana di Kota Bandung. Taksi itu mulai mengaspal Kamis (12/2).
Setidaknya ada 50 armada taksi listrik yang disiapkan untuk beredar di wilayah Bandung. Taksi itu memanfaatkan mobil besutan BYD e6.
Ken menjelaskan, hadirnya taksi listrik itu juga salah satu bentuk komitmen mendukung kepedulian lingkungan. Yakni menekan emisi karbon. “Ini jadi solusi transportasi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan, ” terangnya.
Taksi listrik yang bisa menampung 5 penumpang itu sengaja dihadirkan saat ini. Momentumnya juga menyambut Ramadan dan Lebaran. Karena di momen tersebut biasanya permintaan terhadap transportasi juga naik.
Mobilitas masyarakat di momen tersebut cukup tinggi. Khusus di pusat kota dan perbelanjaan jelang lebaran.
Layanan taksi listrik itu bisa diakses secara offline maupun online. Armada akan mangkal di beberapa pusat keramaian seperti mall dan stasiun di Kota Bandung.
Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat Agus Didik Suseno juga merespon positif keberadaan taksi listrik itu. Transportasi berkelanjutan memang jadi semangat bersama. Itu jadi pekerjaan bersama antar pemrintah termasuk operator transportasi. “Semangatnya adalah menghadirkan layanan transportasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (son)
