Ribuan Rumah di Jabar Masih Butuh Listrik, DPRD Pantau Program Likdes di Cimahi

Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Program Listrik Desa (Likdes) di
Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Program Listrik Desa (Likdes) di Kelurahan Cibabat, Kota Cimahi. Foto Firman Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan peninjauan langsung pelaksanaan Program Listrik Desa (Likdes) di Kelurahan Cibabat, Kota Cimahi. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan bantuan sambungan listrik gratis dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, sebanyak tujuh rumah tangga di wilayah tersebut telah menerima sambungan listrik gratis dalam kurun waktu satu hingga dua bulan terakhir. Program Likdes menyasar warga kurang mampu yang selama ini belum memiliki akses listrik secara layak.

Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat, Rizaldy Danar Priambodo, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan program bantuan dasar bagi masyarakat.

Baca Juga:Makin 'Pedas'!  Harga Cabai di Pasar Ujung Berung Bandung Jadi Rp90 Ribu per KilogramMasjid Raya Al Jabbar, Ikon Megah Perpaduan Ibadah, Edukasi, dan Wisata Religi di Bandung

“Kami ingin melihat langsung realisasi Program Listrik Desa di lapangan. Di Kelurahan Cibabat ini terdapat tujuh keluarga penerima manfaat, dan programnya baru berjalan sekitar satu sampai dua bulan,” ujar Rizaldy.

Dalam dialog bersama warga penerima manfaat, Rizaldy menyebut masyarakat menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut. Kehadiran listrik dinilai sangat membantu aktivitas sehari-hari, mulai dari penerangan hingga pemenuhan kebutuhan dasar rumah tangga.

Namun demikian, Rizaldy mengungkapkan kebutuhan akses listrik di Jawa Barat masih cukup besar. Saat ini, tercatat lebih dari 100 ribu rumah tangga belum memiliki sambungan listrik dan masih membutuhkan bantuan melalui Program Likdes.

Ia menambahkan, realisasi program sangat bergantung pada kemampuan fiskal daerah. Meski begitu, Komisi IV DPRD Jawa Barat berharap Program Listrik Desa tetap menjadi prioritas pemerintah dan dilaksanakan secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

“Harapan kami, meskipun pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, program ini tetap menjadi prioritas agar ke depan tidak ada lagi warga Jawa Barat yang belum menikmati akses listrik,” pungkasnya.(Monk)

0 Komentar