Masjid Raya Al Jabbar, Ikon Megah Perpaduan Ibadah, Edukasi, dan Wisata Religi di Bandung

Sumber : Aisya Karoma Nursida/ Magang Jabar Ekspres Masjid Raya Al - Jabbar menjadi salah satu tempat ikonik y
Sumber : Aisya Karoma Nursida/ Magang Jabar Ekspres Masjid Raya Al - Jabbar menjadi salah satu tempat ikonik yang ada di wilayah Kota Bandung. Bangunannya yang khas membuat masjid ini mempunyai daya tarik tersendiri untuk dikunjungi.
0 Komentar

Di tengah denyut Kota Bandung yang tak pernah benar-benar berhenti, Masjid Raya Al Jabbar berdiri anggun di atas hamparan danau buatan. Bangunannya yang berbentuk setengah lingkaran dengan kubah bersisi empat memantulkan cahaya, menghadirkan ketenangan dan kesakralan di tengah hiruk pikuk kota.

Tak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, Masjid Raya Al Jabbar kini menjelma menjadi salah satu destinasi ikonik yang wajib dikunjungi saat berada di Kota Bandung. Pesonanya yang indah menjadikan masjid ini ruang terbuka bagi berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan keagamaan, edukasi, hingga wisata religi.

Beragam kegiatan keagamaan rutin digelar di Masjid Raya Al Jabbar, seperti kajian Islam yang diisi oleh ustadz dan ustadzah terkemuka, peringatan hari besar Islam, serta kegiatan keumatan lainnya. Suasana masjid yang luas dan nyaman membuat jamaah merasa khusyuk dan betah berlama-lama.

Baca Juga:Mendekati Akhir Operasi SAR, Baru 52 Korban Longsor Cisarua TeridentifikasIBuah Bit, Umbi Kaya Manfaat untuk Kesehatan Tubuh

Sebagai sarana edukasi, Masjid Raya Al Jabbar memiliki Galeri Rasulullah SAW yang berada di dalam kawasan masjid. Galeri ini berfungsi sebagai museum yang mengisahkan perjalanan dakwah Islam di Tanah Sunda, yang tak terlepas dari jejak dakwah Baginda Nabi Muhammad SAW. Kisah tersebut disajikan melalui berbagai media yang kreatif, inovatif, dan rekreatif sehingga mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

Masjid Raya Al Jabbar juga kerap menjadi tujuan kunjungan rombongan Majelis Ta’lim dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya Wulandari (31), anggota Majelis Ta’lim asal Garut, yang mengaku bukan kali pertama berkunjung ke masjid ini.

“Kalau ke Masjid Al Jabbar sudah sering, bahkan beberapa kali kami juga mengadakan pengajian di sini. Suasananya sejuk dan nyaman, jadi bikin ingin datang lagi,” ujarnya.

Meski sudah beberapa kali berkunjung, Wulandari mengaku baru pertama kali memasuki Galeri Rasulullah SAW. Ia mengungkapkan kekagumannya terhadap isi galeri yang informatif dan disajikan secara menarik.

“Kalau ke Galeri Rasulullah mah baru kali ini. Subhanallah, tadi juga ada pemandunya,” tutur Wulandari kepada Jabar Ekspres, Rabu (4/2/2026).

Tak hanya itu, Masjid Raya Al Jabbar juga sering dimanfaatkan sebagai sarana hiburan bernuansa Islami. Area masjid kerap dijadikan lokasi pemotretan, seperti foto prewedding maupun pemotretan produk-produk muslim. Bahkan, beberapa produksi konten dan syuting bertema religi turut memanfaatkan keindahan arsitektur masjid ini.

0 Komentar