Makin 'Pedas'!  Harga Cabai di Pasar Ujung Berung Bandung Jadi Rp90 Ribu per Kilogram

Aktivitas jual beli di Pasar Ujung Berung, Bandung Timur, Jawa Barat, diwarnai kenaikan harga komoditas bahan
Aktivitas jual beli di Pasar Ujung Berung, Bandung Timur, Jawa Barat, diwarnai kenaikan harga komoditas bahan pangan jelang Ramadhan, Jumat (6/2/2026). Anya Anindya Clarissa/Magang Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Ujung Berung, Sukamulya, Kota Bandung, mulai mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan harga paling terasa terjadi pada komoditas cabai dan bawang, yang kini banyak dikeluhkan pedagang maupun pembeli.

Salah seorang pedagang, Sintia (35), mengatakan kenaikan harga mulai terjadi sejak dua hari terakhir dan melonjak tajam dibandingkan pekan sebelumnya.

“Kalau dibanding minggu lalu, sekarang naiknya sampai dua kali lipat. Cabai rawit misalnya, dari Rp12 ribu per seperempat kilogram sekarang sudah Rp22 ribu,” ujar Sintia kepada Jabar Ekspres, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga:Masjid Raya Al Jabbar, Ikon Megah Perpaduan Ibadah, Edukasi, dan Wisata Religi di BandungMasjid Raya Al Jabbar, Ikon Megah Perpaduan Ibadah, Edukasi, dan Wisata Religi di Bandung

Ia menyebut, harga cabai secara umum melonjak drastis dari Rp48 ribu menjadi Rp90 ribu per kilogram. Sementara itu, harga bawang merah naik dari Rp36 ribu menjadi Rp44 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih masih bertahan di kisaran Rp40 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada daging ayam, dari Rp40 ribu menjadi Rp48 ribu per kilogram.

Menurut Sintia, lonjakan harga dipicu oleh berkurangnya pasokan bahan pangan dari distributor. Ia memperkirakan kondisi tersebut akan berlangsung hingga Hari Raya Idulfitri, bahkan berpotensi berlanjut setelahnya.

“Biasanya harga pangan naik sampai Lebaran, bahkan setelah Lebaran pun masih bisa terus naik,” tambahnya.

Kenaikan harga juga dirasakan langsung oleh pembeli. Qomariah (42), warga yang berbelanja di Pasar Ujung Berung, mengaku harus mengurangi jumlah belanja hariannya akibat mahalnya harga bahan pangan.

“Iya, sekarang harganya pada naik. Sayuran seperti kol sama ayam juga ikut mahal,” ujarnya.

Hal serupa diungkapkan Rani (38). Ia mengatakan kenaikan harga cabai dan bawang cukup memberatkan, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran saat kebutuhan konsumsi biasanya meningkat.

“Biasanya saya beli cabai setengah kilo, sekarang paling seperempat kilo saja, soalnya kalau beli banyak terlalu mahal,” ucapnya.

Baca Juga:BULOG Kancab Bandung dan Satgas Saber Pangan Polda Jabar Pantau Harga Bapokting Jelang Ramadan dan IdulfitriMendekati Akhir Operasi SAR, Baru 52 Korban Longsor Cisarua TeridentifikasI

Rani berharap pemerintah dapat segera melakukan langkah pengendalian harga agar lonjakan tidak terus berlanjut dan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.(Magang/Anya Anindya Clarissa)

0 Komentar