JABAR EKSPRES – Kapan malam Nisfu Sya’ban banyak ditanyakan saat sudah memasuki bulan Sya’ban dan menjelang Ramdhan. Nisfu Sya’ban yang hadir tepat pada pertengahan bulan Sya’ban atau tanggal 15 Sya’ban ini dimulai dari satu malam sebelumnya.
Dan tahun ini, Malam Nisfu Sya’ban akan dimulai dari Senin, 1 Februari 2026 tepatnya setelah Magrib. Karenanya, banyak yang ingin tahu apa saja amalan yang sebaiknya dilakukan dimalam yang istimewa tersebut.
Berdasarkan buku “Keutamaan dan Ibadah Malam Nisfu Syaban” yang disusun oleh Muhammad Juriyanto, Rasulullah SAW menganjurkan memperhatikan malam Nisfu Syaban dengan memperbanyak amal saleh dan ibadah kepada Allah SWT.
Baca Juga:Puasa Berapa Hari lagi?, Ini 7 Tips Persiapan Ramadhan Agar Ibadah Makin LancarWD Opalp Exchange Mundur Lagi, Ini Alasan Mark Davis
Dalil Nisfu Syaban ini disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Majah dari Sayyidina Ali, dari Rasulullah SAW yang bersabda,
إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا وَصُومُوا يَوْمَهَا، فَإِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا، فَيَقُولُ: أَلَا مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرَ لَهُ، أَلَا مِنْ مُسْتَرْزِقٍ فَأَرْزُقَهُ، أَلَا مِنْ مُبْتَلَى فَأُعَافِيَهُ، أَلَا كَذَا أَلَا كَذَا حَتَّى يَطَّلِعَ الْفَجْرَ
Artinya: “Ketika malam Nisfu Syaban tiba, maka beribadahlah di malam harinya dan puasalah di siang harinya. Sebab, sungguh (rahmat) Allah turun ke langit dunia saat tenggelamnya matahari. Kemudian Ia berfirman, ‘Ingatlah orang yang memohon ampunan kepada-Ku maka Aku ampuni, ingatlah orang yang meminta rezeki kepada-Ku maka Aku beri rezeki, ingatlah orang yang meminta kesehatan kepada-Ku maka Aku beri kesehatan, ingatlah begini, ingatlah begini, sehingga fajar tiba’.”
Selain itu ada hadits lain yang juga menjelaskan tentang malam Nisfu Sya’ban, yakni hadits dari Mu’adz bin Jabal RA, dari Nabi SAW yang bersabda,
يَطَّلِعُ اللَّهُ إِلَى جَمِيعِ خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ
Artinya: “Allah mendatangi seluruh makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban. Dia pun mengampuni seluruh makhluk kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.” (HR At-Thabrani, Ibnu Hibban, Ibnu Majah dan lainnya)
Hujjatul Islam Imam al-Ghazali dalam Ihya ‘Ulumuddin memasukkan malam Nisfu Syaban sebagai malam istimewa. Dia menganjurkan memperbanyak amalan pada malam tersebut.
Adapun beberapa amalan yang bisa dianjurkan untuk dilakukan pada malam Nisfu Sya’ban diantaranya :
1. Salat Qiyamul Lail
Allah SWT telah memerintahkan hamba-Nya untuk melaksanakan salat qiyamul lail, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an surah Al-Isra’ ayat 79:
وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا
Baca Juga:Lebih Dari 1 Dekade Hadir, BRILink Agen Ohim Sukses Berdayakan Warga dan Bangun Jejaring Usaha MikroOPALP Exchange Terbukti Penipuan, SMSI Sebut Tidak Ada Audit Resmi Dalam Dunia Keuangan
Artinya: “Pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”
