TPST Sentiong Ganggu KBM, SD Pambudi Dharma Bakal Dipindahkan?

SD Pambudi Dharma (Doc. Mong)
SD Pambudi Dharma (Doc. Mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Gangguan bau sampah dan getaran mesin dari TPST Sentiong yang berdampak pada aktivitas belajar mengajar SD Pambudi Dharma memaksa Pemerintah Kota Cimahi mengambil langkah relokasi sekolah ke wilayah Cimenteng, sebagai solusi jangka panjang untuk menjaga kualitas pendidikan sekaligus mempercepat target pengolahan sampah menuju zero TPA.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menegaskan relokasi SD Pambudi Dharma menjadi keputusan yang tidak dapat ditunda lagi, mengingat posisi sekolah yang berdampingan langsung dengan fasilitas pengolahan sampah telah mengganggu kenyamanan siswa dan proses belajar.

“Sekolah yang berdampak SD Pambudi Dharma. Segera kita akan relokasi kita pindahkan di daerah Lebak Saat di daerah Cimenteng, dekat Puskesmas Pembantu,” ujar Ngatiyana saat ditemui di Pemkot Cimahi, Selasa (19/5/26).

Baca Juga:Permudah Akses Masyarakat, Pemkab Tasikmalaya Wujudkan Transformasi DigitalArus Balik Puncak Didominasi Kendaraan ke Jakarta, Jalur Kembali Normal Dua Arah

Menurutnya, setelah dipindahkan, seluruh kegiatan belajar mengajar akan difokuskan di lokasi baru agar tidak lagi terdampak operasional TPST.

“Nanti di situlah SD nya akan di sana, sehingga tidak terganggu dengan adanya operasional pengolahan sampah,” katanya.

Pemindahan sekolah ini juga akan dibarengi dengan percepatan pembangunan di lokasi baru yang ditargetkan mulai tahun ini, dengan skema transisi sementara di wilayah Cimenteng.

Di sisi lain, Pemkot Cimahi juga tengah melakukan evaluasi besar-besaran sistem pengolahan sampah melalui TPST Sentiong dan Lebak Saat yang masih dalam tahap uji coba. Evaluasi tersebut melibatkan sejumlah lembaga, termasuk kementerian terkait hingga lembaga internasional.

“Alhamdulillah kita maksimalkan program yang telah berlangsung, tetapi juga menjadi bahan evaluasi terhadap TPST Sentiong dan Lebak Saat yang selama ini masih uji coba, belum maksimal,” ujar Ngatiyana.

Sebagai bagian dari penguatan sistem, Pemkot Cimahi akan menambah mesin baru di TPST Sentiong pada Juli mendatang. Mesin tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas pengolahan secara signifikan.

“Sehingga nanti Sentiong itu mesinnya lebih bagus,” ucapnya.

Kapasitas TPST Sentiong ditargetkan mencapai 85 ton per hari, sementara Lebak Saat tetap beroperasi 10 ton per hari. Pemerintah juga menyiapkan mesin pengolah sampah skala kecil di sejumlah titik dengan kapasitas sekitar 5 ton.

0 Komentar