Hujan Deras Drainase Tersumbat, 50 Rumah dan 179 Jiwa di Cibinong Terdampak

Hujan deras dengan durasi cukup lama menyebabkan banjir di Kampung Pisang, Kelurahan Keradenan, Cibinong, Kabu
Hujan deras dengan durasi cukup lama menyebabkan banjir di Kampung Pisang, Kelurahan Keradenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (18/5/2026) malam. FOTO: BPBD Kabupaten Bogor.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Hujan deras dengan durasi cukup lama memicu banjir di Kampung Pisang, Kelurahan Keradenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (18/5/2026) malam.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengatakan banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang menyebabkan saluran drainase tersumbat tumpukan sampah hingga air meluap ke permukiman warga.

“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi dan durasi cukup lama sehingga mengakibatkan drainase tersumbat oleh tumpukan sampah, sehingga air meluap ke pemukiman warga sekitar,” ujar Adam, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga:Jateng Dinilai Paling Siap dalam Mendukung Program 3 Juta RumahDigitalisasi Arsip Jadi Tantangan Serius, FISIP Unpas Siapkan Mahasiswa Hadapi Era AI dan Paperless

Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 50 rumah terdampak luapan air dengan total 50 kepala keluarga atau 179 jiwa.

Tim BPBD Kabupaten Bogor bersama aparat wilayah dan relawan langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen.

Selain melakukan pendataan, petugas juga memberikan edukasi kebencanaan serta imbauan kepada warga setempat.

“Petugas sudah berkoordinasi dengan aparat setempat, melakukan analisa di lokasi kejadian, lalu memberikan edukasi kebencanaan dan imbauan kepada warga sebelum dilakukan evaluasi,” jelasnya.

BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut. Banjir juga tidak menyebabkan kerusakan bangunan lantaran air hanya melintas di kawasan permukiman.

“Hanya banjir lintasan, tidak ada kerusakan bangunan,” terangnya.

Saat ini kondisi banjir telah surut dan situasi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif.

Meski demikian, diperlukan penanganan lanjutan dari dinas terkait guna mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Baca Juga:Bandoeng 10K Jadi Motor Sport Tourism, Farhan Sebut Bagian Strategi Pembangunan Kota BandungPemkab Tasikmalaya Jajaki Kerjasama Pembangunan Dua Rumah Sakit

“Kondusif, dibutuhkan penanganan lanjutan dari dinas instansi terkait,” pungkas Adam. (Dziharul)

0 Komentar