JABAR EKSPRES – Petenis peringkat satu dunia, Carlos Alcaraz, menatap laga semifinal Australian Open 2026 melawan Alexander Zverev dengan kepercayaan diri tinggi. Duel yang akan digelar Jumat tersebut diprediksi berlangsung sengit, mengingat performa impresif kedua pemain sepanjang turnamen.
Alcaraz mengaku telah mengikuti perjalanan Zverev, yang saat ini menempati peringkat tiga dunia, sejak babak awal. Ia menilai lawannya tampil konsisten dan menunjukkan level permainan yang sangat kuat.
“Saya telah menonton pertandingannya sepanjang turnamen,” ujarnya.
“Level permainannya sejauh ini sangat mengesankan, jadi ini akan menjadi pertarungan yang hebat. Saya tahu bahwa servisnya cukup bagus. Dia bermain sangat solid dan agresif ketika dia bisa dalam reli dari baseline.” sambungnya.
Baca Juga:Harga Dollar AS ke Rupiah Hari Ini, 30 Januari 2026: Bergerak di Kisaran Rp16.600–Rp16.900PBB Dorong Dialog AS–Iran, Nilai Peluang Negosiasi Masih Terbuka
Meski demikian, petenis Spanyol berusia 22 tahun itu yakin dengan persiapan dan strateginya untuk mempertahankan rekor sempurna tanpa kehilangan satu set hingga semifinal.
“Saya pasti akan siap. Saya senang bisa bermain melawannya di sini di semifinal AO. Saya tahu apa yang harus saya lakukan,” katanya.
“Saya akan mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan itu. Jika dia ingin mengalahkan saya, dia harus banyak berkeringat.” ujar Alcaraz, dikutip dari laman resmi ATP. Ia menyoroti servis Zverev yang solid serta gaya bermain agresif, terutama saat reli dari baseline.
Meski mengakui kekuatan lawan, Alcaraz menegaskan dirinya siap menghadapi tantangan tersebut. Ia mengaku antusias bisa bertemu Zverev di semifinal Melbourne dan telah memahami apa yang perlu dilakukan untuk memenangkan pertandingan. Menurutnya, Zverev harus bekerja ekstra keras jika ingin menyingkirkannya.
Perjalanan Alcaraz menuju semifinal terbilang mulus. Sebaliknya, Zverev beberapa kali harus berjuang lebih keras setelah kehilangan satu set dalam empat dari lima laga yang dijalaninya. Namun pengalaman Zverev di turnamen besar menjadi modal penting, terlebih ia pernah tiga kali mencapai final Grand Slam dan menjadi runner-up Australian Open tahun lalu.
Bagi Alcaraz, Australian Open 2026 memiliki arti khusus. Ia tengah memburu gelar pertamanya di Melbourne, yang sekaligus akan melengkapi koleksi Career Grand Slam. Di sisi lain, Zverev masih mengejar trofi Grand Slam pertamanya, sebuah pencapaian yang telah lama diidamkan petenis Jerman berusia 28 tahun itu.
