“Cimahi relatif bergerak cepat, sementara wilayah lain perlu ditingkatkan,” ujarnya.
Hanif pun mengajak seluruh pihak untuk bergotong royong.
“Saya minta gotong royong semua pihak. Kepala Daerah menggunakan seluruh kewenangannya, tanpa ragu, untuk menegakkan aturan. Sosialisasi saja tidak cukup, bimbingan saja tidak cukup. Harus ada bimbingan masif dan penegakan hukum yang masif. Tidak ada negara yang bisa tertib tanpa penegakan hukum,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, menjelaskan langkah konkret yang telah dilakukan Cimahi dalam menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, terutama terkait pengelolaan residu dan penguatan TPST 3R.
Baca Juga:Ini 4 Jenis Olahraga Ringan, Tubuh Makin Sehat!Kolaborasi! UNINUS dan IDIP RI Gelar Webinar Internasional Pendidikan
“TPST 3R, betul. Jadi sekarang di Cimahi ini kita juga selain optimalisasi untuk yang Santiong, jadi dulunya dari 50 kita ajukan ke 85 ton per hari,” ujar Chanifah.
Selain itu, DLH Cimahi juga melakukan penambahan alat di sejumlah TPST 3R, seperti di Pasar Kuda, Pasar Atas, Cibeber, dan Melong. Bahkan, fasilitas baru juga tengah dipersiapkan di wilayah Cimahi Selatan.
“Nanti sebentar lagi kita akan buat juga yang sekarang sudah baru dipersiapkan di Selatan di Utama,” katanya.
Untuk mendukung hasil pengolahan, Cimahi juga menyewa gudang berkapasitas besar untuk menampung finishing good dari pengolahan sampah.
“Jadi intinya sampah ini diharapkan tidak semuanya harus ke Sarimukti. Kita olah dulu dan menghasilkan produk,” jelasnya.
Produk hasil pengolahan tersebut nantinya akan disalurkan ke offtaker, baik untuk RDF, magotisasi, maupun komposting yang juga dilakukan berbasis masyarakat.
“Ini harapannya bisa mengurangi yang harus kami kirim ke Sarimukti,” ujarnya.
Baca Juga:Wali Kota Dedie Tekankan Pembuangan Puing Pembongkaran Pasar dan Plaza Bogor Harus Rapi dan Tertib Komitmen Bangun Zona Integritas, Kanwil Kemenkum Jabar Tandatangani Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas
Chanifah juga menekankan peran strategis bank sampah unit dalam menyelesaikan persoalan sampah di Kota Cimahi.
“Optimalisasi bank sampah unit ini penting sekali mempunyai peran yang sangat strategis. Jadi intinya sampah ini harus selesai sedekat mungkin dari sumber,” katanya.
Terkait sampah rumah tangga, ia menegaskan kunci utamanya ada pada kesadaran masyarakat.
“Kalau masyarakat mau aware dan mau membantu kita semuanya untuk melakukan pengolahan sampah, memilah sampah, mana yang punya nilai jual seperti bekas botol Aqua dan lain sebagainya jangan lari ke tempat sampah,” ujarnya.
