JABAR EKSPRES – Arus deras dari anak Sungai Citarum yang meluap pada Senin (1/12) sore bukan hanya merobohkan benteng rumah dan bangunan GOR di Kampung Cicukang, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.
Derasnya debit air dari anak Sungai Citarum membuat bangunan tak mampu menahan tekanan hingga akhirnya runtuh dan menyeret dua mobil yang sedang terparkir di halaman rumah tersebut. Dua unit mobil tersebut yakni Toyota Avanza putih milik Aula Ismat Wahidin dan Toyota Kijang hitam milik Mas Nur.
Pantauan di lokasi, puing dari benteng yang ambruk tersebut masih berserakan di halaman rumah tersebut. Benteng rumah yang roboh itu berbatasan langsung dengan anak sungai didepannya.
Baca Juga:Warga Panik Selamatkan Diri! Tembok Jebol di Margaasih Diterjang Luapan Sungai Citarum, Dua Mobil Hanyut Anak Sungai Citarum Meluap, Benteng Rumah dan GOR di Margaasih Roboh Sebabkan 2 Mobil Terbawa Arus
Tak jauh dari lokasi benteng, sejumlah warga dan pihak dusun tampak berada di lokasi ditemukannya mobil Avanza Putih dan melakukan assessment.
Mereka mencoba mengevakuasi mobil dengan alat seadanya mengingat lebar anak sungai di lokasi hanya kurang dari dua meter dengan satu sisi berupa permukiman padat dan sisi lain merupakan tanah terbuka dengan area pemakaman.
Mereka juga menunggu alat berat yang nantinya akan diturunkan oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung.
Sementara itu, Wiharto (52) adik pemilik mobil yang hanyut menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Ia menyebut kejadian tersebut sangat cepat dan mendadak hingga membuat benteng halaman rumah jebol akibat derasnya aliran Anak Sungai Citarum.
“Kejadiannya cepet, mungkin awalnya kesendat dari sampah gede terus gak kuat nampung air jadi tembok ancur,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, jika ketinggian air yang datang akibat jebolnya tembok halaman rumah mencapai satu meter. Air pun langsung membawa dua mobil yang sedang terparkir di halaman depan.
“Jadi kebawa itu mobil yang punya kakak saya, satu Avanza sama Kijang. Jadi kaya ke ombang ambing gitu masuk ke aliran sungai,” katanya.
Baca Juga:Adhitia Yudisthira: Banjir Melong Akan Lebih Mudah Diselesaikan jika Margaasih Masuk Wilayah CimahiTim SAR Sumbar Gunakan Lintasan Tali Sepanjang 50 Meter Untuk Mengevakuasi Korban Banjir
Wiharto menuturkan jika mobil Avanza berwarna putih sudah berhasil ditemukan dan berada di dekat makam. Sedangkan mobil Toyota belum ditemukan. “Yang Avanza posisinya udah ketahuan, di sana dekat makam,” ucap dia.
