Pemkab Tasikmalaya Hibahkan Lahan 30 Hektare untuk Sekolah Nasional Terintegrasi, Investasi Pendidikan Rp250 M

Bupati cecep
Bupati Cecep saat penandatanganan hibah lahan untuk pembangunan SNT. Foto : Pemkab
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya resmi menghibahkan lahan seluas 30 hektare kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Penandatanganan Berita Acara Hibah Tanah dilakukan langsung oleh Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, di Tangerang, Rabu (30/7/2026).

Penandatanganan hibah tersebut menjadi tahapan penting dalam percepatan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten Tasikmalaya. Daerah ini menjadi salah satu dari 17 kabupaten/kota di Indonesia yang ditunjuk sebagai lokasi pelaksanaan program SNT pada tahap awal.

Baca Juga:Badai Lumpuhkan Listrik Chicago, Micah Puji Semangat Anak-Anak DBL All-Star Tiga Jam Berlatih Dalam GelapBI Perkuat Strategi Stabilitas Rupiah, Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengatakan, hibah lahan tersebut merupakan wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam mendukung pelaksanaan proyek strategis nasional di bidang pendidikan.

Menurutnya, Kabupaten Tasikmalaya juga menjadi satu-satunya daerah di Jawa Barat yang menyediakan lahan milik pemerintah daerah untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi.

“Ini merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terhadap kemajuan dunia pendidikan. Kami ingin menghadirkan fasilitas pendidikan terbaik bagi generasi penerus,” ujar Cecep.

Ia meyakini kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas maupun kuantitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Tasikmalaya.

Melalui sekolah unggulan tersebut, diharapkan lahir talenta-talenta berkualitas yang mampu bersaing dan menjadi penggerak pembangunan daerah di masa depan.

Cecep juga mengungkapkan bahwa di tengah kondisi fiskal daerah yang menghadapi penurunan transfer dari pemerintah pusat, Pemkab Tasikmalaya terus berikhtiar menghadirkan program-program strategis bagi masyarakat.

Salah satu hasil dari upaya tersebut adalah keberhasilan memperoleh dukungan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dari pemerintah pusat dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp250 miliar.

Baca Juga:Tarif Nol Persen Buka Peluang Baru, Ekspor Tuna Olahan Indonesia ke Jepang Berpotensi MelonjakPemkab Tasikmalaya Siap Bawa Batik Sukpura Go Internasional

“Di tengah keterbatasan keuangan daerah, kami terus berupaya menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. Alhamdulillah, ikhtiar tersebut membuahkan hasil dengan adanya bantuan pembangunan SNT dari pemerintah pusat,” katanya.

Di atas lahan seluas 30 hektare yang telah disiapkan Pemkab Tasikmalaya itu nantinya akan dibangun kompleks pendidikan terpadu yang mencakup jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), lengkap dengan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran.

Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi diharapkan menjadi tonggak baru dalam peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan berkualitas, sehingga mampu mencetak generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan. (Hendi)

0 Komentar