Rencana ini diharapkan menarik lebih banyak siswa berprestasi, dengan target peningkatan kuota hingga 15 orang per tahun. Sebagai pondasi utama, program ini selaras dengan visi misi sekolah. “Pengkuh agama Islam, ilmu dunia akhirat, luas budaya Sunda. Siswa diajak mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan budaya Sunda dalam pengalaman global, menciptakan lulusan yang unggul profesional sekaligus berakhlak mulia,” katanya.
Dengan demikian, SMK Pasundan 2 tidak hanya membentuk tenaga ahli, tapi juga duta budaya yang siap berkontribusi di panggung internasional. Inisiatif ini menjadi inspirasi bagi SMK lain di Indonesia. Di era globalisasi, kolaborasi seperti ini krusial untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan ketat. SMK Pasundan 2 membuktikan bahwa pendidikan vokasi bisa menjadi jembatan menuju masa depan cerah, di mana siswa tak hanya kompeten, tapi juga berwawasan luas. (bbs)
