Kota Banjar Berdaya: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, Pendidikan Menguat

Kota Banjar Berdaya: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun, Pendidikan Menguat
Wali Kota Banjar Ir H Sudarsono dan Wakil Wali Kota Banjar Dr H Supriana MPd saat panen raya padi di Kelurahan Muktisari Kota Banjar belum lama ini. (foto: Humas Pemkot Banjar)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Semangat progress dan optimisme terasa menyelimuti Kota Banjar, yang dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini terus menunjukkan kemajuan pesat di berbagai lini.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Ir. H. Sudarsono, kota ini berhasil membangun fondasi yang kokoh, yang terlihat dari membaiknya berbagai indikator kesejahteraan utama.

Peningkatan ini bukanlah suatu kebetulan, melainkan hasil dari serangkaian strategi dan program intervensi yang dijalankan secara sistematis dan menyentuh langsung kebutuhan riil masyarakat.

Wali Kota Sudarsono, menyampaikan kebanggaan atas capaian yang telah diraih.

Baca Juga:Menkop Klaim Kopdes Merah Putih Jadi Kekuatan Ekonomi Nasional, Benarkah?Isu Monopoli Penjualan BBM, Ini Kata Dirut Pertamina!

“Berbagai langkah dan kebijakan yang kami gulirkan secara bertahap mulai menunjukkan dampak yang nyata. Ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak. Kami melihat tren yang sangat positif pada indikator-indikator fundamental, mulai dari kualitas sumber daya manusia, daya beli masyarakat, laju perekonomian, hingga angka kemiskinan yang berhasil ditekan,” ujarnya, Minggu (14/9/2025).

Data terbaru membuktikan klaim tersebut. Indeks Pembangunan Manusia (IPM), sebuah parameter penting untuk mengukur kemajuan kualitas hidup, tercatat terus mengalami peningkatan.

Angkanya bergerak dari 72,55 di tahun 2022 menjadi 73,64 pada 2024. Capaian ini didorong oleh perbaikan di sektor kesehatan, yang ditandai dengan naiknya Angka Harapan Hidup masyarakat Banjar dari 71,49 tahun menjadi 72,03 tahun.

Sementara di bidang pendidikan, meski sempat ada sedikit tantangan, Rata-rata Lama Sekolah berhasil dikerek menjadi 8,83 tahun 2024, dan Harapan Lama Sekolah bertahan di posisi yang menggembirakan, yaitu 13,28 tahun 2024.

Dari sisi ekonomi, fundamentalnya juga menguat. Terjadi peningkatan pada pengeluaran per kapita, yang naik sebesar Rp844 ribu dalam tiga tahun, dari posisi sebelumnya Rp10,967 juta menjadi Rp11,811 juta.

Hal ini berjalan beriringan dengan membesarnya Produk Domestic Regional Bruto (PDRB) per kapita, yang meroket dari Rp24,03 juta (2022) menjadi Rp26,45 juta (2024). Pertumbuhan ekonomi Kota pun menunjukkan grafik yang sangat impresif, melesat dari 4,29 persen di 2022 ke level 5,28 persen di tahun 2024, menandakan pemulihan ekonomi pasca pandemi yang sangat solid.

Dampak paling membahagiakan dari semua pertumbuhan ini adalah penyusutan angka kemiskinan yang cukup signifikan.

0 Komentar