JABAR EKSPRES – Menanggapi keluhan warga dan demi menjaga citra kota, jajaran Polsek Banjar di bawah pimpinan Kapolsek AKP Yudi Rustiyanto, S.H., secara proaktif melancarkan operasi penertiban aksi vandalisme di berbagai titik wilayah hukumnya. Penghapusan aksi vandalisme itu sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan estetik bagi masyarakat Banjar.
Vandalisme, terutama dalam bentuk coretan liar atau grafiti tidak sah pada tembok-tembok bangunan dan fasilitas umum, dinilai telah lama mengganggu ketertiban umum dan merusak keindahan wajah kota.
Coretan-coretan tersebut tidak hanya menimbulkan kesan kumuh, tetapi juga berpotensi memberikan persepsi negatif terhadap tingkat keamanan dan keteraturan di Banjar.
Baca Juga:Polisi Hentikan Proses Hukum Nany Widjaja Terkait Dugaan Kasus Penggelapan JabatanMendag Genjot Ekspor UMKM Lewat E-Commerce dan Pasar ASEAN
Menyadari dampak negatifnya, Polsek Banjar turun langsung ke lapangan, tidak hanya untuk membersihkan tetapi juga untuk memberikan peringatan dan edukasi.
Operasi penertiban ini tidak dilakukan sendirian. Polsek Banjar menunjukkan sinergi yang baik dengan melibatkan secara aktif pihak Kelurahan setempat serta partisipasi warga masyarakat yang peduli.
Secara gotong royong, mereka bahu-membahu membersihkan noda-noda vandalisme yang menempel di tembok-tembok pertokoan, pagar fasilitas publik, halte bus, serta dinding-dinding lain yang kerap menjadi sasaran empuk para pelaku. Sapuan kuas dan semprotan air menjadi senjata untuk mengembalikan kebersihan permukaan-permukaan yang sebelumnya dicemari.
Kapolres Banjar, AKBP Tyas Puji Rahadi, S.I.K., melalui Kapolsek AKP Yudi Rustiyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna ganda.
“Ini bukan sekadar aksi bersih-bersih, ini adalah wujud nyata kepedulian Polri terhadap kebersihan lingkungan dan kenyamanan warga,” tegas AKP Yudi, Senin (11/8/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa operasi ini juga merupakan langkah preventif strategis.
“Coretan liar ini selain merusak pemandangan dan estetika kota kita tercinta, Banjar, juga secara tidak langsung bisa menciptakan kesan tidak terawat dan kurang aman. Lingkungan yang kumuh seringkali memicu tindak pidana lainnya. Karena itu, kami sangat berharap masyarakat turut serta aktif menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kita bersama,” imbuhnya.
Baca Juga:Perluas Pasar Ekspor, Kadin Optimis Perdagangan Indonesia dengan Eropa-AS Capai 100 Miliar Dollar Bulog Cirebon Perkuat Cadangan Beras Nasional, Petani Antusias Jual Gabah Setelah HPP Rp6.500/kg
Komitmen Polsek Banjar tidak berhenti pada aksi pembersihan satu hari itu saja. Kapolsek Yudi menggarisbawahi rencana tindak lanjut yang lebih komprehensif.
