31 Warga Positif Influenza A, Dinkes KBB Imbau Warga Perketat PHBS

31 Warga Positif Influenza A, Dinkes KBB Imbau Warga Perketat PHBS
Ilustrasi: Sejumlah anak mengenakan masker sebagai upaya mencegah paparan polusi udara. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap Influenza A, setelah 31 orang dinyatakan positif berdasarkan pemeriksaan laboratorium.

Kepala Dinkes KBB Lia Nurliana Sukandar mengatakan, 31 kasus tersebut tercatat hingga 28 September 2026. Kepastian positif diperoleh setelah pasien menjalani pemeriksaan usap di Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan (RSCK).

“Data sampai 28 September 2026, ada 31 orang yang terinfeksi Influenza A. Itu berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium di RSCK,” kata Lia saat dikonfirmasi, Selasa (6/10/2026).

Baca Juga:Kasus Influenza A di Sekolah Dipantau, Disdik Bandung Siapkan Opsi PJJDinkes Ciamis Pastikan Nol Kasus Influenza A, Warga Diimbau Jaga Imunitas di Tengah Cuaca Tidak Menentu

Influenza A merupakan infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan. Penularannya dapat terjadi melalui percikan droplet ketika penderita batuk, bersin atau berbicara, serta kontak dengan tangan maupun permukaan benda yang telah terkontaminasi virus.

Meski penularannya relatif mudah, Lia meminta masyarakat tidak panik. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama bagi bayi, lansia, ibu hamil dan penderita penyakit kronis.

“Penularannya biasanya melalui droplet dari batuk atau bersin, kontak langsung dengan tangan yang terkonfirmasi positif, maupun permukaan benda yang terkontaminasi virus,” ujarnya.

Gejala yang dapat muncul di antaranya demam atau meriang, batuk, pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot atau badan terasa pegal, serta tubuh lemas dan mudah lelah. Pada sebagian kasus, penderita juga dapat mengalami mual, muntah hingga diare.

Lia memastikan fasilitas pelayanan kesehatan di KBB, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit, tetap siap menangani masyarakat yang mengalami keluhan tersebut. Pelayanan kesehatan juga tetap diberikan kepada seluruh masyarakat, baik pasien umum maupun peserta BPJS Kesehatan.

“Masyarakat sebaiknya segera memeriksakan diri jika gejala tidak membaik dalam dua sampai tiga hari atau justru semakin berat, terutama bayi, lansia, ibu hamil dan penderita penyakit kronis,” katanya.

Untuk mencegah penularan, Dinkes KBB mengimbau masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), seperti rutin mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker saat sedang sakit atau berada di tempat ramai, serta menjaga daya tahan tubuh melalui pola hidup sehat.

Baca Juga:Pakar: Jaga Kebersihan dan Vaksinasi Guna Cegah Influenza A pada AnakCegah Penularan Influenza A

“Jadi, mari kita sama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap Influenza A. Tetap jaga pola hidup bersih dan sehat, jaga kesehatan diri, serta segera datangi fasilitas kesehatan jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan,” pungkas Lia. (Wit)

0 Komentar