Masih Penataan Lahan, Rumah Korban Longsor Cipongkor-KBB Dibangun Tahun Depan

Masih Penataan Lahan, Rumah Korban Longsor Cibenda-Cipongkor Dibangun Tahun Depan
Petugas gabungan mengevakuasi warga Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang terdampak longsor pada Februari 2024 lalu. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Penataan lahan untuk pembangunan hunian bagi korban longsor Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kini hampir rampung.

Berdasarkan data Pemerintah Desa Cibenda, progres cut and fill di lokasi pembangunan hunian tersebut mencapai sekitar 97 persen.

Kepala Desa Cibenda Abdulrohman mengatakan, lahan tersebut disiapkan untuk pembangunan rumah permanen bagi 27 Kepala Keluarga (KK) korban longsor. Lokasi pembangunan berada di Kampung Bojonghuni RT 04, Desa Cibenda.

Baca Juga:Janji Relokasi Korban Longsor di Kecamatan Cipongkor Belum Jelas53 Persen Penyintas Longsor di Cipongkor KBB Tunjukkan Gejala PTSD

“Penataan lahannya sekarang sudah hampir selesai. Progres cut and fill kurang lebih sudah 97 persen,” kata Abdulrohman, Selasa (6/10/2026).

Ia menjelaskan, setelah penataan lahan selesai, pembangunan rumah akan menjadi tahapan berikutnya. Pembangunan hunian bagi 27 KK tersebut direncanakan mulai direalisasikan pada 2027.

Menurut Abdulrohman, rumah yang akan dibangun merupakan bangunan permanen. Hunian tersebut disiapkan sebagai tempat tinggal bagi warga yang terdampak longsor dan membutuhkan lokasi yang lebih aman.

“Rumahnya nanti permanen. Untuk saat ini kami masih fokus menyelesaikan penataan lahannya sampai benar-benar siap untuk pembangunan,” ujarnya.

Abdulrohman menambahkan, pembangunan rumah bersumber dari APBD dengan dukungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB. Sementara penyiapan lahan ditangani Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim).

“Untuk pembangunan rumahnya menggunakan anggaran daerah dengan dukungan BPBD, sedangkan penyiapan lahannya ditangani Disperkim,” katanya.

Rencana pembangunan hunian tersebut merupakan tindak lanjut bencana longsor di Kampung Gintung, Desa Cibenda, pada 2024. Bencana tersebut mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan dua orang masih dinyatakan hilang.

Baca Juga:Hari Keenam, Tim SAR Masih Mencari Sisa 3 Korban yang Masih Tertimbun Longsor di Cipongkor Bandung BaratLahan Relokasi Korban Longsor Cibenda Bandung Barat Masuk Tahap Cut and Fill

Selain itu, empat orang mengalami luka berat dan 33 orang luka ringan. Sebanyak 436 jiwa juga terpaksa mengungsi, sementara 30 rumah, dua masjid dan dua madrasah mengalami kerusakan.

“Harapannya setelah lahan selesai ditata, pembangunan rumah bisa segera masuk tahap pelaksanaan pada 2027 sehingga 27 KK penerima manfaat dapat segera menempati hunian yang lebih aman,” pungkas Abdulrohman. (Wit)

0 Komentar