Jajaran Polsek akan secara signifikan meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan ketat di lokasi-lokasi yang telah teridentifikasi sebagai titik rawan vandalisme. Selain tindakan represif, pendekatan preventif melalui edukasi juga akan digencarkan.
“Kami akan lebih giat memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat, terutama kalangan remaja dan pelajar, tentang pentingnya menjaga fasilitas umum dan dampak negatif dari vandalisme. Kami ingin menanamkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan kota sejak dini,” jelas Kapolsek.
Respons warga terhadap inisiatif Polsek Banjar ini sangat positif. Sejumlah warga yang menyampaikan apresiasi dan dukungannya.
Baca Juga:Polisi Hentikan Proses Hukum Nany Widjaja Terkait Dugaan Kasus Penggelapan JabatanMendag Genjot Ekspor UMKM Lewat E-Commerce dan Pasar ASEAN
“Alhamdulillah, akhirnya tembok depan warung saya yang sering dicorat-coret itu dibersihkan. Sudah lama mengganggu pemandangan,” ujar Siti.
Warga RT 05, Rudi, menambahkan kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Kota jadi terlihat lebih bersih dan rapi.
“Kami berharap ini bisa dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, agar Banjar benar-benar menjadi kota yang bersih, indah, dan tertib seperti yang kita idamkan bersama,” katanya.
Aksi penertiban vandalisme oleh Polsek Banjar ini menjadi sinyal kuat bagi seluruh lapisan masyarakat. Pihak kepolisian menegaskan keseriusannya dalam menindak perilaku merusak fasilitas umum dan mengganggu ketertiban kota. Kolaborasi antara Polsek, Pemerintah Kelurahan, dan warga dalam kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bahwa penciptaan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman adalah tanggung jawab bersama. (CEP)
