“Kita gak asal ambil dari pasar. Kita juga selektif, karena pelanggan juga bisa kecewa kalau kualitas beras jelek. Kalau premium, kita beli packaging-nya saja, isi berasnya dari kita sendiri. Jahit sendiri, atur harga sendiri, jadi benar-benar tahu kualitasnya,” kata Yudi.
Menurut Yudi, beras premium yang dijualnya berasal dari Solo dan Cianjur, sedangkan untuk beras medium umumnya didatangkan dari Subang, Cirebon, dan Sumedang.
Ia memastikan bahwa tidak ada satu pun merek dari daftar yang diisukan terlibat oplosan beredar di tokonya.
Baca Juga:Tindaklanjuti Surat Dishub, Satpol PP Kabupaten Bogor Bongkar 23 Bangunan Liar di Terminal CibinongPemkot Bandung Pastikan Distribusi Siswa SD dan SMP Seimbang di Tengah Penambahan Rombel
“Harga masih stabil, suplai juga aman. Jadi kita pastikan aman buat konsumen,” tandasnya. (Wit)
