Miris, Bayi Perempuan Ditinggal di Depan Rumah Warga Bersama Sepucuk Surat, Apa Isinya?

Ilustrasi: bayi dibuang di halaman belakang rumah warga. Dok Pixabay
Ilustrasi: bayi dibuang di halaman belakang rumah warga. Dok Pixabay
0 Komentar

Jabar Ekspres – Warga Kampung Citalem, Desa Citalem, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) digemparkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang ditinggalkan di depan pintu belakang rumah warga pada Selasa (8/7/2025) malam.

Bayi mungil tersebut ditemukan sekitar pukul 21.00 WIB dalam kondisi masih hidup, terbungkus kain sarung, dan ditemani selembar kertas bertuliskan pesan tangan yang diduga dari orang tuanya.

Bayi tersebut ditemukan setelah pemilik rumah mendengar ketukan pintu diiringi suara tangisan dari luar.

Baca Juga:Dendam Bendera Berujung Pengeroyokan Brutal, Tiga Pelajar Ditahan PolisiSidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Banjar Digelar 14 Juli

“Saat pintu diketuk, lampu rumah langsung dimatikan. Tidak lama kemudian terdengar suara bayi menangis,” ujar Kepala Desa Citalem, Mauludin Sopian, saat dihubungi, Rabu (9/7/2025).

Mendengar tangisan bayi tersebut, dikatakan Mauludin, pemilik rumah yang panik tidak berani keluar, lalu menghubungi tetangganya melalui sambungan telepon untuk mengecek kondisi di luar.

Tak berselang lama, warga datang dan mendapati bayi tergeletak dalam kondisi kedinginan di depan pintu belakang rumah tersebut.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Desa dan pihak kepolisian. Bayi dievakuasi dan langsung mendapat penanganan dari bidan desa.

“Jenis kelamin perempuan, berat 2,7 kilogram, panjang sekitar 50 sentimeter. Saat ditemukan, tali pusarnya sudah mengering, namun rambutnya masih basah oleh sisa ketuban. Diduga usia bayi sudah lebih dari tiga hari,” ungkap Mauludin.

Sayangnya, saat ditemukan bayi belum sempat diberi asupan susu dan menunjukkan gejala menguning. Untuk penanganan lebih lanjut, bayi akan dirujuk ke dokter spesialis anak.

Selain bayi, lanjut Mauludin, warga juga menemukan secarik kertas dengan tulisan tangan di samping tubuhnya. Isi pesan tersebut meminta agar bayi tersebut dirawat.

Baca Juga:Tinggal Satu Kursi, PPP Cimahi Mulai Bangkit Lewat Kaderisasi dan KonsolidasiWali Kota Bandung Berencana Hapus Trayek Angkot, Ini Tanggapan Organda

“Intinya penulis pesan itu memohon agar anak ini dirawat dengan baik,” kata Mauludin.

Saat ini, pihak kepolisian dari Polsek Cipongkor telah menerima laporan dan saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan orang tua sang bayi.

“Sementara kondisi bayi terus dipantau oleh tim medis dan aparat desa tengah berkoordinasi untuk mencari solusi terkait pengasuhan selanjutnya,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar