Usai Diperiksa, Dinkes Ungkap 30 Peserta Pesta Sesama Jenis di Villa Megamendung Reaktif HIV! 

Usai Diperiksa, Dinkes Ungkap 30 Peserta Pesta Sesama Jenis di Villa Megamendung Reaktif HIV! 
Ilustrasi HIV. Dok. Pixabay
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor menyatakan sebanyak 30 peserta pesta sesama jenis di Villa Megamendung mengalami reaktif Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Kepala Dinkes Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty mengatakan, dari 75 orang yg diperiksa, ada yang reaktif HIV dan Sifilis.

“Hasil pemeriksaan pimpinan 30 orang reaktif dan 45 non reaktif,” ujarnya, Selasa (24/6).

Berdasarkan data, kata Fusia, hanya sebagian kecil peserta pesta sesama jenis berasal dan bertempat tinggal di Kabupaten Bogor.

Baca Juga:Dedi Mulyadi Berang pada Pencemaran Sungai Citarum Karawang, Perintahkan DLH Tindak TegasGagal Total! Bangunan SMKN 1 Cijeungjing Mubazir, Diskdik Jabar Bakar Duit Rp2,6 Miliar

Puluhan orang yang reaktif HIV itu akan ditangani oleh Puskesmas yang ada di wilayah Kabupaten Bogor.

Kemudian, Untuk yang reaktif HIV di luar wilayah Kabupaten Bogor akan dikoordinasikan ke Dinkes wilayah terkait.

“Nanti kami akan koordinasi dengan Dinkes wilayah terkait, karena hanya sebagian saja warga Kabupaten Bogor,” ucapnya.

Sebelumnya, petugas gabungan mengamankan sebanyak 75 terduga pelaku pesta sesama jenis di sebuah villa, di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Pengungkapan pesta sesama jenis itu atas aduan dari masyarakat yang menduga villa tersebut dijadikan ajang untuk pertemuan kaum LGBT laki-laki.

Puluhan orang yang diduga terlibat pesta sesama jenis ini berasal dari wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

“Seluruhnya yang diamankan ada 75 orang, terdiri dari 74 laki-laki dan 1 perempuan,” ujar Kasatreskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, Senin (23/6).

Baca Juga:Desakan Relokasi Pedagang Pasar Cihaurgeulis Menguat, Pemkot Masih Ragu-raguKomisi III Kawal Kasus Kematian Pekerja Proyek SDN Gang Aut Bogor: Harus Diaudit!

Modus operandi yang dilakukan yaitu panitia menyebarkan undangan dengan tema “family gathering”.

Dalam acara itu, diisi dengan penampilan pentas, pertunjukan lomba menyanyi, dan lomba menari.

Dari para terduga pesta sesama jenis itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa peralatan mainan seks.

“Kami juga mengamankan 4 bungkus kondom baru belum terpakai, 1 buah pedang untuk pertunjukan seni tari,” tutupnya. (SFR)

0 Komentar