Almaz Fried Chicken Dipatiukur Dago Siap Berhadapan dengan Brand Waralaba Internasional

Almaz Fried Chicken Dipatiukur Dago Siap Berhadapan dengan Brand Waralaba Internasional
Almaz Fried Chicken Dipatiukur Dago Siap Berhadapan dengan Brand Waralaba Internasional
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Di tengah ketatnya persaingan industri makanan cepat saji, kini hadir pemain lokal yang siap menantang dominasi brand internasional, yaitu Almaz Fried Chicken Dipatiukur Dago.

Berlokasi strategis di kawasan Dipatiukur Dago, lebih tepatnya di Jl Dipati Ukur No.107, Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat, outlet ini membawa angin segar bagi pencinta ayam goreng dengan konsep syariah yang mengedepankan kualitas, rasa, dan nilai keberkahan.

Mengusung konsep ayam goreng Saudi khas Timur Tengah yang renyah di luar dan juicy di dalam, Almaz Fried Chicken Dipatiukur Dago tak hanya bersaing dari segi rasa, tetapi juga dari segi pelayanan dan harga yang kompetitif. Menu yang ditawarkan pun beragam, mulai dari paket menu Ala Carte, Paket Panas & Mumtaz, Paket Ahsan, hingga Paket Family dengan varian sambal bawang dan garlic sause yang menggugah selera.

Baca Juga:Harganya Terus Naik! Koin Kuno 50 Perak Gambar Komodo Menuju Jutaan Rupiah, Berikut DaftarnyaUang Koin Kuno 50 Perak Gambar Komodo Harganya Melejit, Cek di Sini!

Yang menarik, outlet ini dirancang sebagai ruang kuliner yang nyaman untuk keluarga, mahasiswa, hingga komunitas, menjadikannya lebih dari sekadar tempat makan, tetapi juga titik temu yang hangat di kawasan Dipatiukur Dago.

Selain itu, kehadiran Almaz Fried Chicken Dipatiukur Dago bukan sekadar bisnis kuliner biasa, pihaknya juga ingin menghadirkan makanan cepat saji yang bukan hanya enak, tapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai halal, tayyib, dan keberkahan dalam setiap prosesnya.

Di balik brand ini, berdiri URS Management yang dikomandoi oleh Ustadz Rendy Saputra. Dalam wawancaranya, Ia menyampaikan bahwa Dengan positioning yang kuat sebagai brand lokal bercita rasa global dan nilai-nilai Islami yang dijunjung tinggi, Almaz Fried Chicken Dipatiukur Dago optimistis mampu bersaing bahkan dengan merek-merek waralaba internasional.

“Jadi, pembukaan outlet yang ke-105 ini dulu kita sebutnya masakan rumah tinggal, rumah tinggal di kantor notaris dulu untuk kita sulap jadi restoran. Kenapa? karena visi Almaz adalah mendekat dan kemudian memang meniatkan diri ingin masuk merebut market share sebetulnya, artinya berkompetisi dalam market share yang ada terkait sama fast food,” ujar Ustadz Rendy saat ditemui Jabar Ekspres usai meresmikan outlet barunya, Sabtu (24/5/2025).

0 Komentar