Soal Mobil Dinas Ditilang karna Gunakan Plat Nomor Hitam, Bappenda Kabupaten Bogor Buka Suara!

Mobil Dinas Bappenda Kabupaten Bogor Ditilang Polisi
Mobil Dinas Bappenda Kabupaten Bogor Ditilang Polisi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor buka suara mengenai mobil dinas yang diberhentikan polisi di wilayah Jakarta Timur, karena menggunakan plat nomor kendaraan hitam.

Kepala Bappenda Kabupaten Bogor Andri Hadian memastikan mobil tersebut digunakan untuk keperluan dinas.

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Senin (19/5) lalu. Saat itu, Kepala Bidang Penagihan, Keberatan dan Pengawasan (PKP) bersama tim akan berangka untuk kegiatan kedinasan di Bandung.

Baca Juga:Dedie Rachim Pastikan Layanan Transjakarta Bakal Tembus ke Wilayah Kota Bogor27 Tahun Reformasi, Komite 21 Mei Serukan Lawan Kebangkitan Orde Baru

Di perjalanan, saat di traffic light  Cawang, kendaraan tersebut di berhentikan oleh petugas kepolisian.

Saat diperiksa, ada ketidaksesuaian dengan nomor polisi yang ada pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Kendati demikian, setelah Bappenda menunjukkan surat yang dikeluarkan kepolisian, nomor polisi yang ada pada kendaraan dapat digunakan pada kendaraan tersebut namun hanya di wilayah Jabar.

“Kami memastikan bahwa kendaraan tersebut hanya dipergunakan untuk kepentingan kedinasan dan tidak pernah digunakan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Terkait plat nomor hitam, kendaraan tersebut sebelumnya digunakan untuk melakukan pemantauan wajib pajak seperti di tempat wisata atau restoran.

“Karena kadang pemantauan juga dilakukan secara diam-diam, dan ketika ingin melakukan pemantauan tertutup biasanya tidak pakai plat merah. Jadi kita bisa tau kondisi riilnya dengan yang dilaporkan nanti,” jelasnya.

Namun karena keteledoran, mobil tersebut belum sempat diganti plat nomornya dan langsung dibawa menuju acara dinas di Bandung.

ia memastikan bahwa kendaraan tersebut tidak digunakan untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga:Proyek Perumahan di Desa Mekarbakti Diduga Belum Kantongi Izin, Satpol PP Sumedang Lakukan PemeriksaanSekolah Swasta Harap Rencana Pembangunan USB Ditinjau Ulang

Atas kegaduhan ini, ia pun meminta maaf atas ramainya informasi yang beredar dan akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tak terulang kembali di masa yang akan datang.

“Memang waktu itu karena lupa ya, jadi plat nomornya tidak sempat diganti. Tapi kami pastikan kendaraan tersebut sedang dalam agenda dinas dan bukan untuk kepentingan pribadi,” ucapnya.

0 Komentar