Komisi III DPRD Tegur PUPR Bogor: Infrastruktur Lambat, Transparansi Dipertanyakan

Jajaran Komisi III DPRD Kota Bogor saat menyambangi kantor Dinas PUPR Kota Bogor. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
Jajaran Komisi III DPRD Kota Bogor saat menyambangi kantor Dinas PUPR Kota Bogor. (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

Sementara itu, Anggota Komisi III lainnya, Nasya Kharisa Lestari Lestari, menyoroti proyek Jembatan Kebon Pedes yang dianggap krusial bagi mobilitas warga.

Ia mendesak Dinas PUPR agar segera merealisasikan pembangunan jembatan tersebut mengingat urgensi dan tingginya kebutuhan masyarakat.

Kemudian, Subhan menyampaikan bahwa rencana pembangunan di kawasan Batu Tulis, khususnya terkait pembebasan lahan, harus dilakukan secara partisipatif.

Baca Juga:Demi PAD dan Layanan Publik, Terminal Cileunyi Harus Kembali!Termasuk Anak Pejabat dan Ustaz, 20 Pria Jadi Korban Rudapaksa Sopir Freelance di Ciamis!

Dia juga menekankan pentingnya melibatkan masyarakat sejak awal agar tidak terjadi penolakan atau konflik sosial di kemudian hari.

Dalam hal pemeliharaan infrastruktur dasar, Murtado meminta agar perbaikan jalan-jalan rusak di wilayah permukiman segera dilakukan. Ia menerima banyak keluhan dari masyarakat mengenai lambannya penanganan jalan yang berlubang atau rusak parah.

Senada, Abdul Rasyid menambahkan bahwa akses jalan di sekitar pasar-pasar tradisional juga perlu menjadi perhatian.

Menurutnya, jalan yang rusak di area pasar mengganggu kegiatan ekonomi warga dan dapat membahayakan keselamatan.

“Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan mendorong peningkatan kinerja Dinas PUPR dalam mewujudkan infrastruktur yang aman, berkelanjutan, dan merata di seluruh wilayah Kota Bogor,” pungkas Abdul. (YUD)

0 Komentar