Termasuk Anak Pejabat dan Ustaz, 20 Pria Jadi Korban Rudapaksa Sopir Freelance di Ciamis!

Ilustrasi pencabulan di Ciamis memakan korban 20 orang/Istimewa
Ilustrasi pencabulan di Ciamis memakan korban 20 orang/Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Masyarakat Kabupaten Ciamis digegerkan oleh kasus dugaan rudapaksa sesama jenis yang melibatkan seorang mahasiswa berinisial F (22), warga Dusun Margarasa, Kelurahan Sindangrasa.

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir freelance dan tercatat sebagai mahasiswa di salah satu universitas ternama di Ciamis itu diamankan pihak kepolisian ke Polres Ciamis setelah diduga melakukan tindakan asusila terhadap puluhan korban.

Menurut keterangan warga setempat berinisial E (45), penangkapan F ramai diperbincangkan masyarakat karena modus kejahatan yang diduga melibatkan korban hingga 20 orang.

Baca Juga:Ritel Berguguran, Tapi Optimisme Tetap Menyala di Tengah Gejolak GlobalPenjualan Motor Listrik Lesu, Polytron Bidik Pasar Asia Tenggara

“Diamankannya F saya ketahui dari obrolan warga. Kabarnya, korban mencapai 20 orang, termasuk pelajar, anak pejabat, pengusaha, bahkan seorang ustaz. Pelaku disebut menyukai sesama jenis,” ungkap E, Kamis (8/5/2025).

E menambahkan, aksi F telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. “Kami khawatir anak-anak menjadi korban berikutnya. Tapi kami apresiasi kepolisian yang bertindak cepat menangkap pelaku, sehingga keresahan bisa diredam,” tuturnya.

Ia juga mendorong penyidikan tuntas untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain.
Sumber kepolisian menyebutkan, F diduga menggunakan pekerjaannya sebagai sopir freelance untuk mendekati korban.

Motif dan metode tindakan masih dalam penyelidikan. Masyarakat pun berharap kasus ini diusut tuntas. “Semoga pelaku dihukum setimpal agar menjadi efek jera,” harap E. (CEP)

0 Komentar