Sampah jadi Musuh Bersama, Camat Cimahi Selatan Gaungkan Revolusi Hijau!

Camat Cimahi Selatan, Cepi Rustiawan Bersama Jajaran Lurah (Mong)
Camat Cimahi Selatan, Cepi Rustiawan Bersama Jajaran Lurah (Mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sejak status darurat sampah resmi diberlakukan di Kota Cimahi, khususnya di wilayah Cimahi Selatan, perubahan mulai terasa.

Pemerintah kecamatan turun tangan langsung mendorong masyarakat untuk mengubah kebiasaan, terutama dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga.

Kebijakan clean up massal yang digelar sejak 21 hingga 27 April 2025 jadi momen penting. Fokusnya bukan hanya membersihkan sampah yang menumpuk, tapi juga menanamkan kesadaran baru soal tanggung jawab kolektif dalam urusan sampah.

Baca Juga:Pemkot Bogor Digitalisasi Bansos Pendidikan, Dana Tidak Turun Bila Tak Mengajukan!Polisi Bongkar Sindikat Penadah Motor Curian di Dayeuhkolot, 7 Tersangka dan 11 Sepeda Motor Diamankan!

“Alhamdulillah kita akan merubah perilaku masyarakat, artinya masyarakat jadi hulunya ini harus betul-betul bisa memilah sampah. Keluar dari rumah sudah pilah organik dengan anorganik,” ujar Camat Cimahi Selatan, Cepi Rustiawan, saat ditemui di Techno Park, Rabu (23/4/2025).

Cepi menegaskan, langkah awal ini akan dilanjutkan dengan pengorganisasian di tingkat RT dan RW agar sistem pengelolaan sampah lebih tertata dan masif.

“Juga mudah-mudahan dengan pola kebersamaan kita dalam mengelola sampah, betul-betul permasalahan sampah terselesaikan dengan masyarakat,” ucapnya.

Hal itu disampaikan Cepi dalam momen halal bihalal Kecamatan Cimahi Selatan, yang sekaligus menjadi forum menyuarakan semangat baru pasca Ramadan.

“Artinya di dalam fitrah suci Ramadan, ya pasca Ramadan kita implementasikan ke pengelolaan sampah. Mudah-mudahan tanggung jawab soal sampah ini jadi milik kita bersama,” tegasnya.

Cepi juga menyinggung soal program clean up yang berlangsung selama sepekan. Setiap kelurahan diminta untuk aktif membersihkan tumpukan sampah yang selama ini jadi keluhan warga.

“Mudah-mudahan terlaksana dengan baik dan mudah-mudahan 27 ini tuntas. Itu yang paling penting,” jelas Cepi.

Baca Juga:Jalan Saleh Danasasmita Batutulis Bogor Mulai Dibongkar, Bakal Ditanami PohonTerbukti Melanggar Hukum, Gerai Burger Bangor di Suryasumantri Bandung Dibongkar Satpol PP

Sebelum program clean up dijalankan, Cepi mengakui banyak aduan masuk dari warga terkait tumpukan sampah. Tapi sejak program diluncurkan oleh Wali Kota Cimahi, tanggapan warga justru berbalik jadi dukungan.

“Malah ada ucapan terima kasih, itu bukan tumpukan sampah, sekarang sudah bersih,” katanya.

0 Komentar