Perkuat Kolaborasi Energi dan Digitalisasi, Ini Tawaran UEA untuk Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Arilangga Hartato bersama Menteri Energi dan Infrastruktur PEA Suhail Mohamed Al Mazrouei. (Istimewa)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Arilangga Hartato bersama Menteri Energi dan Infrastruktur PEA Suhail Mohamed Al Mazrouei. (Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Arilangga Hartato melakukan pertemuan dengan Menteri Energi dan Infrastruktur PEA Suhail Mohamed Al Mazrouei dalam acara World Goverment Summit di Dubai, belum lama ini.

Hasil dari pertemuan tersebut, Pemerintah Indonesia bersama Uni Emirate Arab (UAE) atau Persatuan Emirat Arab (PEA) sepakat untuk berkolaborasi menuju energi bersih dan penguatan digitalisasi industri.

Airlangga menuturkan, dalam bidang energi bersih PEA mendukung transisi energi Indonesia melalui berbagai proyek, di antaranya melanjutkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya yang rencananya akan dilaksanakan tahun ini.

Baca Juga:Kemenkop Dipangkas Rp155,8 Miliar, Budi Arie: Efisiensi Anggaran Bukan Jadi Penghambat Pelaksanaan ProgramDPKP Sumedang Gelar GPM di Cimanggung, Anggota DPRD Borong Sayuran dan Dibagikan Gratis untuk Warga

“Indonesia menyatakan kesiapan untuk melanjutkan kerja sama ekonomi secara intensif dengan PEA melalui beberapa format bilateral yang telah terjalin,” ujar Airlangga.

Sementara itu, Menteri Energi dan infrastruktur PEA Suhail Mohamed Al Mazrouei menegaskan komitmen PEA untuk senantiasa mendukung pengembangan energi hijau di Indonesia. Salah satu langkah konkret adalah rencana kerja sama dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas hingga 10 GW.

0 Komentar